Air Sungai Cibereum Meluap, Warga Lebak Siap-siap Mengungsi
📅 Kamis, 02 Mei 2024, 12:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Mansur Suryana
Lebak - Masyarakat Desa Cibeureum Kecamatan Maja Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, siap-siap mengungsi karena air Sungai Cibereum meluap dan menggenangi ratusan rumah di daerah itu.
"Kita siap mengungsi bersama keluarga karena air Sungai Cibereum meluap," kata Juhedi (50), tokoh masyarakat Desa Cibereum, Kabupaten Lebak, Kamis.
Masyarakat yang terendam banjir di sejumlah permukiman di Desa Cibereum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, akibat hujan deras pada Rabu(1/5) malam pukul 21.00 WIB.
Namunbanjir berkisar antara 40-60 sentimeter mulai menggenangi rumah warga pada Kamis (2/5) pukul 05.00 WIB pagi hingga ratusan rumah terendam banjir.
Selanjutnyapukul 11.00 WIB masyarakat yang tinggal di permukiman Kampung Lojor, Kampung Bongkok, Kampung Jamlaung, dan Cidadap, bersiap-siap untuk mengungsi karena air Sungai Cibereum meluap.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mengimbau masyarakat di wilayah itu agar meningkatkan kewaspadaan menyusul Sungai Cibereum meluap agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material yang lebih besar," kata Juhedi.
Nurman (45) warga Kampung Bongkok, Kabupaten Lebak, mengaku saat ini tengah mengamankan peralatan rumah tangga dan padi ke tempat yang lebih aman.
"Kami sekarang sudah meninggalkan rumah karena Sungai Cibeureum terus meluap dan belum ada tanda tanda surut ," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agust Riza Faesal mengatakan pihaknya kini mengirimkan peralatan evakuasi ke lokasi-lokasi pemukiman yang diterjang banjir, berupa perahu dan pelampung.
Banjir yang melanda Desa Cibereum, Kabupaten Lebak, untuk data pertama menyebabkan 107 rumah terendam banjir. Namun dipastikan jumlahnya bertambah karena Sungai Cibereum meluap.
"Kami mengutamakan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir dengan peralatan evakuasi, juga bantuan logistik serta tenda untuk menampung warga," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!