Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlukah Shin tae Yong Ubah Formasi Garuda Muda saat Hadapi Irak?

📅 Rabu, 01 Mei 2024, 13:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlukah Shin tae Yong Ubah Formasi Garuda Muda saat Hadapi Irak? Doc: antarafoto
Ket. Timnas U-23 Indonesia

JAKARTA - Irak yang menjadi lawan Indonesia dalam perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Kamis (2/5) malam esok, jelas berbeda dengan kekuatan Uzbekistan yang kini jelas menjadi calon terkuat menjuarai turnamen yang keenam kali diselenggakarakan ini.

Sama dengan Garuda Muda, Irak sudah kalah dua kali, menjaringkan tujuh gol dan tujuh kali kebobolan.

Kedua tim terlihat seimbang, sehingga untuk itu, kedua semifinalis yang gagal masuk final tersebut memiliki kemungkinan untuk menang dan kalah yang sama besarnya.

Salah satu yang bisa dipelajari tim asuhan Shin Tae-yong adalah bagaimana Irak kalah dua kali dalam turnamen ini.

Kekalahan pertama Irak terjadi dalam fase grup melawan Thailand, yang menang 2-0. Waktu itu Irak menjadi tim yang dominan, baik dalam penciptaan peluang, penguasaan bola, maupun akurasi umpan.

Tetapi, Thailand lebih klinis. Mereka menciptakan 3 peluang tepat sasaran yang dua di antaranya menjadi gol, dari total 7 tembakan ke arah gawang.

Jumlah itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan Irak yang membuat 23 tembakan yang 5 di antaranya tepat sasaran.

Dari situ terlihat, tim pertahanan Thailand lebih efektif ketimbang ketajaman tim serang Irak.

Sebaliknya, saat kalah 0-2 dari Jepang dalam semifinal, Irak menjadi tim yang kalah dalam segala ukuran.

Irak kalah dalam menciptakan peluang, penguasaan bola, dan akurasi umpan. Mereka lebih wajar kalah dari pada saat menghadapi Thailand ketika mereka menjadi tim yang kurang beruntung.

Dua kekalahan itu terjadi ketika Irak memasang dua formasi berbeda.

Dalam soal formasi bermain, Irak sering bongkar pasang pemain tidak seperti Indonesia dan Uzbekistan yang setia pada formasi yang sama selama turnamen di Qatar ini berlangsung.

Selama fase grup, Irak memang loyal kepada pola 4-2-3-1, tapi begitu masuk fase gugur mengubahnya menjadi 4-4-2 sewaktu mengalahkan Vietnam dalam perempat final, dan 3-4-3 ketika menyerah kepada Jepang dalam semifinal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.