Pintu Bendung Katulampa Diperbaiki
📅 Selasa, 30 Apr 2024, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Arif Firmansyah
BOGOR - Beberapa waktu lalu terjadi banjir bandang yang merusak pintu penguras Bendung Katulampa. Pintu tersebut mulai diperbaiki sejak kemarin.
Pintu tersebut jebol tanggal 5 April. Kini diperbaiki secara permanen dan dipasang pintu penguras baru, Senin kemarin. Pelaksana Bendung Katulampa Andi Sudirman di Kota Bogor, Senin, menyampaikan setelah pintu dipasang akan ada perbaikan lanjutan hingga awal Mei.
"Perbaikan sampai awal Mei. Hanya, memasang alat utama ini agak repot," kata Andi. Dia menjelaskan, setelah pintu utama tersebut terpasang, akan ada pekerjaan lanjutan seperti pemasangan ulir, pengelasan, dan perapian.
Pekerjaan ini, kata Andi, dilaksanakan bersama-sama oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane dan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelola Sumber Daya Air (UPTD PSDA) Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane. Kemudian, dibantu oleh Satuan Pelaksana Bendung Katulampa dan pemerintah wilayah setempat.
Andi menyebut, pintu penguras yang baru berbahan besi dan mencapai berat 3 ton. Dengan tinggi 2,5 meter dan lebar 4 meter, sehingga diperlukan alat berat untuk memasangnya. "Selain berat, medan yang sulit juga menjadi kendala pemasangan, " ujar Andi. Maka, diperlukan alat berat seperti crane.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama perbaikan, Andi menjelaskan, ada Standar Operasional Prosedur yang mengupayakan agar air ke saluran irigasi tidak terganggu. Saat ini, debit air yang mengalir di saluran irigasi Kalibaru sekitar 1.200 hingga 1.500 liter per detik
"Ini yang kita harus ambil sikap secepatnya untuk air baku, warga, industri, pertanian. Air baku Kebun Raya dan Istana Bogor juga dari Katulampa," jelasnya.
Andi pun memastikan, setelah perbaikan ini, debit air menuju saluran irigasi aman dan tinggi muka air Bendung Katulampa bisa kembali terbaca dengan normal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu pintu penguras Bendung Katulampa di Kota Bogor, Jawa Barat, jebol pada Jumat (5/4) sehingga mengakibatkan debit air yang masuk ke Saluran Irigasi Kalibaru berkurang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!