Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Deklarasi WWF ke-10 di Bali Akan Memuat Komitmen Tolak Eksploitasi Air untuk Perang

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deklarasi WWF ke-10 di Bali Akan Memuat Komitmen Tolak Eksploitasi Air untuk Perang Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Logo World Water Forum ke-10 2024 terpampang di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2024). Indonesia menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 dengan tema Water For Shared Prosperty yang akan digelar pada 18-25 Mei 2024 di Bali.

Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa naskah deklarasi tingkat menteri yang diusulkan untuk World Water Forum (WWF/Forum Air Dunia) ke-10 pada Mei 2024 akan memuat komitmen untuk menolak penyalahgunaan air untuk perang(weaponisation of water).

"Pada prinsipnya, kita sepakat bahwa air tidak boleh, dengan cara apa pun, dijadikan alat perang karena bertentangan dengan prinsip-prinsip dan aturan perang internasional," kata Direktur Jenderal Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Tri Tharyat dalam konferensi pers mengenai WWF ke-10 dan diplomasi air yang dipantau di Jakarta, Senin.

Ia menyebut bahwa memanfaatkan air untuk mengalahkan lawan dalam perang melanggar Konvensi Jenewa serta Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia (UDHR).

Terlebih, ujar dia, eksploitasi air dalam peperanganseperti dengan meracuni sungai dan menghancurkan sumber air, telah menyebabkan punahnya suatu bangsa di masa lalu.

Tri mengakui, meski komitmen penolakan eksploitasi air dalam perang tersebut hanya terdiri atas satu paragraf dari keseluruhan deklarasi, pihaknya memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk menjamin bagian tersebut dapat diterima semua negara.

Pertemuan bilateral dengan sejumlah negara yang memiliki keprihatinan atas permasalahan tersebut akhirnya harus dilakukan demi mencapai konsensus atas klausul tersebut dan merampungkan naskah deklarasi, ucapnya.

"Dengan demikian, kami berharap negara-negara yang terlibat dalam konflik menghindarkan diri dari penyalahgunaan air untuk kepentingan perang," kata Tri.

Selain itu, Tri menegaskan bahwa naskah final deklarasi tingkat menteri tersebut telah disepakati dan siap disahkan dalam sebuah sesi sidang WWF ke-10 yang akan dilaksanakan pada 21 Mei 2024.

Ia menyebut, sebagai pemimpin proses politik penyusunan deklarasi, Indonesia memimpin tiga kali rapat yang dihadiri lebih dari 100 anggota UNESCO dan organisasi internasional lainnya di Paris, Prancis, untuk menyelesaikan draf deklarasi.

Deklarasi tersebut mencakup empat usulan tindak lanjut seusai WWF ke-10 di Bali, yaitu pembentukancentre of excellenceuntuk ketahanan air dan iklim, penetapan Hari Danau Sedunia, pengarusutamaan isu pengelolaan air untuk negara-negara berkembang di pulau-pulau kecil, serta pembentukanCompendium of Concrete Deliverables and Actions.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.