Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Situbondo Rutin 'Fogging' Basmi Nyamuk Aedes Aegypti

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 17:09 WIB | Oleh:
Dinkes Situbondo Rutin 'Fogging' Basmi Nyamuk Aedes Aegypti Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, jawa Timur, melakukan pengasapan di permukiman warga Desa Alasmalang.

SITUBONDO - Petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, rutin melakukan pengasapan (fogging) di lokasi permukiman warga guna membasmi nyamuk Aedes aegypti seiring meningkatnya wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Hari Santoso di Situbondo, Kamis, mengatakan bahwa pengasapan oleh petugas Dinas Kesehatan dan puskesmas yang tersebar di 17 kecamatan melakukan pengasapan untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti dan mencegah berkembangbiaknya jentik nyamuk.

"Selain melakukan pengasapan di daerah endemis nyamuk yang membawa virus demam berdarah tersebut, kami juga menyosialisasikan kepada warga agar tetap menjaga kebersihan di rumah tinggal maupun di lingkungannya," ujarnya.

Selain itu, lanjut Hari, petugas programer demam berdarah dengue bertugas berkeliling menyebarkan atau membagikan abate untuk mengendalikan jentik nyamuk kepada warga.

"Kami juga mendistribusikanlarvasidaatau bubuk membunuh jentik nyamuk sebanyak 500 kilogram ke masing-masing puskesmas dan diberikan kepada masyarakat," ujarnya.

Hari menambahkan, petugas kesehatan setempat juga melakukan siaran keliling ke desa-desa agar masyarakat menjaga kebersihan di rumah tinggal dan lingkungannya dengan menerapkan 3M.

"Yakni menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali benda-benda (kaleng bekas) yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menggunakan obat oles anti-nyamuk," katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo menyebutkan warga terjangkit demam berdarah dengue atau DBD terus mengalami peningkatan dan terhitung Januari hingga 24 April 2024 mencapai 309 kasus.

Kasus demam berdarah dengue mengalami peningkatan signifikan pada Februari 94 kasus dan meningkat lagi 143 kasus pada bulan Maret. Rinciannya pada bulan Januari 33 kasus, Februari 94 kasus, Maret 143 kasus dan April tren menurun menjadi 39 kasus.

Dari 309 orang pasien demam berdarah dengue itu rata-rata yang dirawat inap maupun rawat jalan dan tidak sampai ada kasus meninggal dunia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.