Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Yen Mencapai Titik Terendah dalam Tiga Dekade, Jepang Bersiap Ambil Langkah Strategis

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 22:00 WIB | Oleh:

Penguatan dolar terhadap yen dan mata uang lainnya terjadi ketika para kepala keuangan negara-negara G20 dijadwalkan berkumpul di Washington minggu ini.

Dolar yang kuat dapat memicu pelarian modal dari negara-negara berkembang.

G20 berpandangan bahwa pergerakan yang bergejolak dan tidak teratur tidak diinginkan karena berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi dan keuangan.

Suzuki mengatakan, ia berencana untuk menjelaskan sikap Jepang mengenai kebijakan mata uang jika peluang tersebut muncul, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Para kepala keuangan negara-negara Kelompok Tujuh juga berencana bertemu di ibu kota AS di sela-sela pertemuan yang diselenggarakan oleh Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.

G20 mencakup negara-negara anggota: Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat ditambah Uni Eropa, bersama dengan Brasil, Tiongkok, India, dan Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.