Ini yang Dilakukan Prajurit TNI di Lombok Tengah untuk Mendukung Ketahanan Pangan
📅 Jumat, 19 Apr 2024, 18:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas Kodim 1620 Lombok Tengah
Lombok Tengah - Dandim 1620 Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara mengatakan program gerak tanam dan perluasan area tanam melalui pompanisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah berkolaborasi bersama TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
"Semoga dengan adanya kolaborasi ini produksi pangan di Provinsi NTB, khususnya Lombok Tengah, dapat meningkat secara signifikan," kata Letkol Kav Andi Yusuf saat rapat persiapan program gerak tanam dan program perluasan area tanam di di Praya, Jumat.
Ia mengatakan rapat koordinasi ini bertujuan menyusun strategi dan langkah-langkah konkret dalam mendukung program gerak tanam dan perluasan area tanam oleh pemerintah bersama TNI melalui penerapan teknologi pompanisasi.
"Pompanisasi ini adalah teknik irigasi yang menggunakan pompa air untuk mengalirkan air ke lahan pertanian secara efisien, sehingga memungkinkan penggunaan air yang lebih optimal dalam proses pertanian," katanya.
Dalam pelaksanaan, lanjutnya, penting adanya kerja sama lintas sektor dalam meningkatkan produksi pangan di NTB, khususnya Lombok Tengah. Karena itu perlu ditekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program-program pertanian yang ada, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya untuk penambahan area tanam, tapi juga untuk kepentingan petani yang lokasi tanahnya yang jauh dari mata air.
"Dengan adanya program ini tanah yang tadinya kekurangan air bisa menjadi tanah yang subur untuk dijadikan sebagai lahan pertanian," katanya.
Ia mengatakan potensi jenis padi gogo di lahan perkebunan di wilayah NTB mencapai 2.463 hektare. Sedangkan di Lombok Tengahpotensinya 14,020 hektare.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semoga program ini meningkatkan produksi pangan di Provinsi NTB, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat serta berkontribusi pada ketahanan pangan nasional," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!