Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wajib Tahu, Makan Dodol Betawi Sebaiknya Tak Lebih dari 100 Gram per Hari, Ini Alasannya

📅 Kamis, 11 Apr 2024, 10:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wajib Tahu, Makan Dodol Betawi Sebaiknya Tak Lebih dari 100 Gram per Hari, Ini Alasannya Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Dodol Betawi produksi Satibi yang dijual di kawasan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Selasa (26/7/2022).

JAKARTA - Dokter spesialis gizi klinik dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp. G. K-AIFO mengingatkan bahwa dodol Betawi sebaiknya tak dikonsumsi, misalnya, saat Lebaran tak lebih dari 100 gram per hari mengingat kalorinya yang tinggi.

"Sebaiknya dodol Betawi dikonsumsi dalam jumlah secukupnya dan sewajarnya," kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Cabang DKI Jakarta itu saat dihubungi di Jakarta, Kamis (11/4).

Raissa mengatakan konsumsi dodol lebih baik lagi jika dikombinasikan dengan makanan lain yang kaya serat seperti buah dan sayur.

"Batasi konsumsi makanan dan minuman manis lainnya jika sudah mengonsumsi dodol Betawi," kata dia yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah itu.


Dodol Betawi mengandung sejumlah zat gizi salah satunya sumber karbohidrat baik yang dapat memberikan energi bagi tubuh dan makanan ini juga mengandung sejumlah makronurien serta mikronutrien lainnya yang dibutuhkan tubuh.

Raissa menyebutkan dalam 100 gram dodol Betawi terkandung energi (391 kkal), karbohidrat (76,1 gram), protein (3,8 gram) dan lemak (3,8 gram).

Selain itu, imbuh dia, ada juga kalsium (34 mg), fosfor (124 miligram), zat besi (2,8 miligram), natrium (54 miligram), kalium (244 miligram), vitamin B1 (0,1 miligram), vitamin B2 ( 0,06 miligram) dan vitamin C (2 miligram).

Raissa mengingatkan, kendati mengandung berbagai zat gizi lainnya seperti protein dan lemak, masyarakat perlu ingat dodol Betawi ini memiliki kandungan gula yang tinggi.

"Jika dikonsumsi berlebihan dapat berisiko menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya," kata dia.

Dodol Betawi yang tak lain jenis dodol khas suku Betawi merujuk Kementerian Kebudayaan merupakan salah satu penganan khusus saat Hari Idul Fitri atau Idul Adha.

Penganan ini berwarna hitam kecoklatan dengan variasi rasa yang lebih sedikit daripada dodol dari daerah lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.