Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel Berhasil Luncurkan Satelit Mata-mata Kedua ke Orbit

📅 Senin, 08 Apr 2024, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel Berhasil Luncurkan Satelit Mata-mata Kedua ke Orbit Doc: KBS/Yonhap
Ket. Satelit mata-mata kedua buatan dalam negeri Korea Selatan berhasil diluncurkan ke orbit.

SEOUL - Korea Selatan berhasil meluncurkan satelit mata-mata kedua buatan dalam negeri ke orbit, kata kementerian pertahanan negara itu pada Senin (8/4). Peluncuran dilakukan dengan roket SpaceX Falcon 9 di pusat luar angkasa Amerika.

Pada Desember lalu, Seoul mengkonfirmasi keberhasilan peluncuran satelit mata-mata militer pertamanya, yang juga dibawa oleh salah satu roket SpaceX Falcon 9 milik Elon Musk.

"Satelit pengintai kedua militer kami berhasil terpisah dari kendaraan peluncur sekitar pukul 09.02 dan memasuki orbit sasaran," kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.

"Kami berencana untuk memastikan apakah satelit tersebut beroperasi secara normal melalui komunikasi dengan stasiun bumi di luar negeri," tambahnya.

Perkembangan terakhir ini mengintensifkan perlombaan antariksa di semenanjung Korea setelah Korea Utara meluncurkan satelit mata-mata militer pertamanya ke angkasa pada bulan November tahun lalu.

Satelit pertama Korea Selatan telah mengirimkan gambar resolusi tinggi dari pusat Pyongyang kepada pihak berwenang di Seoul dan diperkirakan akan memulai tahap misi penuhnya pada awal Juni, menurut kantor berita Seoul Yonhap.

Seoul berencana meluncurkan total lima satelit mata-mata militer pada tahun 2025 untuk memantau Korea Utara dengan lebih baik.

Setelah kelimanya memasuki orbit dan memulai misi mereka, militer Korea Selatan akan memiliki kemampuan untuk memantau fasilitas-fasilitas utama di Korea Utara menggunakan citra yang dikirim setiap dua jam, menurut laporan oleh stasiun penyiaran KTV yang dikelola pemerintah Korsel.

Sementara itu, Korea Utara mengklaim satelit mata-matanya telah mengirimkan gambar pangkalan angkatan laut AS di Pearl Harbor di Hawaii dan lokasi "target utama" di seluruh Korea Selatan.

Keberhasilan peluncuran "Malligyong-1" oleh Korea Utara adalah upaya ketiga Pyongyang menempatkan satelit semacam itu ke orbit, setelah dua kali gagal pada bulan Mei dan Agustus tahun lalu.

Seoul mengatakan Korea Utara menerima bantuan teknis dari Moskow untuk peluncuran tersebut sebagai imbalan atas penyediaan senjata untuk digunakan dalam perang Russia dengan Ukraina.

Para ahli mengatakan menempatkan satelit pengintai yang berfungsi ke orbit akan meningkatkan kemampuan pengumpulan intelijen Korea Utara, khususnya di Korea Selatan, dan menyediakan data penting dalam setiap konflik militer.

Pyongyang tahun ini menyatakan Korea Selatan sebagai "musuh utama", membuang lembaga-lembaga yang berdedikasi pada reunifikasi dan penjangkauan, dan mengancam perang atas "bahkan 0,001 mm" pelanggaran teritorial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.