Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Turis AS Tewas setelah Gajah Menggulingkan Kendaraan Safari di Zambia

📅 Jumat, 05 Apr 2024, 00:26 WIB | Oleh:
Turis AS Tewas setelah Gajah Menggulingkan Kendaraan Safari di Zambia Doc: Istimewa
Ket. Negara tetangga Zambia, Zimbabwe, baru-baru ini menyatakan keprihatinan atas meningkatnya konflik antara manusia dan gajah, terutama banyak bermigrasi karena krisis iklim mengganggu akses hewan terhadap makanan, air, dan tempat tinggal.

LUSAKA - Seorang turis lanjut usia dari Amerika Serika tewas dan empat orang terluka ketika seekor gajah jantan secara agresif menyerang dan menggulingkan kendaraan safari mereka saat berkendara di taman nasional Kafue, Zambia.

Hewan itu berlari dari kawasan hutan dan meluncur ke sisi truk, terekam dalam video yang diungga ke media sosial oleh ABC News. Mereka mengidentifikasi turis tersebut sebagai Gail Mattson, warga Minnesota, berusia 79 tahun.

Dilansir The Guardian, direktur eksekutif operator safari Wilderness, Keith Vincent, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan gajah tersebut tidak terduga, dan pengemudinya tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri.

"Pemandu kami semuanya sangat terlatih dan berpengalaman, namun sayangnya dalam hal ini medan dan vegetasi sedemikian rupa sehingga rute pemandu menjadi terhalang dan dia tidak dapat memindahkan kendaraannya keluar dari bahaya dengan cukup cepat," katanya .

"Ini peristiwa tragis dan kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga tamu yang meninggal dunia. Kami juga tentu saja mendukung para tamu dan pemandu yang terlibat dalam insiden menyedihkan ini."

Pejabat satwa liar dan polisi setempat mengatakan, mereka sedang menyelidiki insiden hari Sabtu, yang terjadi di taman nasional sekitar 220 mil barat laut ibu kota Zambia, Lusaka. Mencakup hampir 8.700 mil persegi, Kafue adalah taman nasional tertua dan terbesar di negara ini, dan populer di kalangan wisatawan karena kelimpahan dan keanekaragaman burung dan hewan.

Wilderness mengatakan empat tamu lain di dalam kendaraan itu dirawat karena luka ringan.

Anggota keluarga Mattson, yang juga memiliki rumah di Arizona, mengatakan kepada KSTP News Minnesota bahwa dia "menjalani hidup" dengan liburan atau menonton pertandingan. Foto-foto dirinya di dalam truk safari sambil memegang bunga, diambil pada hari kematiannya, disertakan dalam laporan jaringan tersebut.

John Longabauth, seorang teman dari Arizona, mengatakan kepada outlet tersebut bahwa dia akan merindukan semangat petualangnya. "Dia telah memberi tahu kami bahwa safari ini akan menjadi petualangan besar terakhirnya," katanya. "Karena ulang tahunnya di musim panas, dia akan berusia 80 tahun, dia merasa kecepatannya akan mulai melambat."

Negara tetangga Zambia, Zimbabwe, baru-baru ini menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya konflik antara manusia dan gajah akibat meningkatnya populasi gajah, terutama gajah yang lebih banyak bermigrasi karena krisis iklim mengganggu akses hewan terhadap makanan, air, dan tempat tinggal, di Afrika dan di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

58 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.