Antisipasi Bencana, BPBD Bantul Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Cuaca Ekstrem Lebaran
Jumat, 05 Apr 2024, 00:09 WIBBantul - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang berpotensi terjadi pada libur panjang dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
"BPBD Bantul siap siaga, dan tentu selama Lebaran 2024 kita tidak ada kata libur, sehingga kalaupun ada kejadian yang tidak kita inginkan, tim reaksi cepat (TRC) kita bisa segera bertindak," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Rahardjo di Bantul, Kamis.
Dia mengatakan, selain bersama dengan para TRC, BPBD Bantul dalam meningkatkan kesiapsiagaan juga siaga bersama unsur Palang Merah Indonesia (PMI) maupun tim reaksi cepat bidang kesehatan yang ada di bawah koordinasi pemerintah daerah.
"Jadi, teman teman kesehatan baik di puskesmas dan rumah sakit dan seluruh rumah sakit itu semua siaga untuk antisipasi terkait dengan dampak Lebaran maupun dampak dari cuaca ekstrem apabila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan," katanya.
Dia juga mengatakan, Dinas Sosial dan juga organisasi perangkat daerah (OPD) lain yang terkait juga bersama tim reaksi cepat untuk siaga mengantisipasi apapun, termasuk bilamana ada kejadian yang tidak diinginkan atau situasi yang buruk di masyarakat.
Lebih lanjut dia mengatakan, terkait dengan kebencanaan atau situasi yang harus diantisipasi yang paling penting adalah mitigasi. Dan pihaknya selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana agar tidak menjadi korban.
"Jadi informasi dari BMKG itu tentu yang kemudian jadi dasar kita untuk selalu aktif sosialisasi kepada para pelaku kegiatan, contoh mitigasi yang dilakukan adalah sosialisasi kepada nelayan tentang kapan boleh melaut, kapan harus istirahat dulu karena cuaca ekstrem," katanya.
Dia mengatakan, sosialisasi dan mitigasi bencana kepada masyarakat untuk di daerah daerah yang memiliki dampak atau resiko hujan lebat seperti banjir dan tanah longsor terus dilakukan, untuk antisipasi agar tidak berdampak korban jiwa.
"Karena bencana itu tidak bisa kita tolak, tidak bisa kita rekayasa, sehingga kalaupun kemudian terjadi kejadian itu kita mengharapkan supaya tidak ada korban," katanya.
- Bencana Alam
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
- Lebaran
- Antisipasi Bencana
- Cuaca Ekstrem
- BPBD
- Antisipasi
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejagung Periksa Jajaran Kejari Karo
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
DPRD Jabar Panggil BBKSDA Terkait Kematian Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.