Musim Kemarau, Disdamkar Garut Imbau Warga Waspada Potensi Kebakaran Rumah dan Lahan
Selasa, 16 Jun 2026, 20:58 WIBGARUT -Â Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiagakan seluruh personel selama 24 jam penuh guna mengantisipasi potensi tingginya musibah kebakaran rumah dan lahan seiring memasuki musim kemarau, Selasa (16/6).
Langkah kesiapsiagaan di 10 pos wilayah ini diambil setelah otoritas setempat mencatat sedikitnya 127 peristiwa kebakaran telah menghanguskan bangunan warga sepanjang Januari hingga Juni 2026.
"Upaya yang kita lakukan kesiapsiagaan kita 24 jam siaga terus, kita siapkan personel, jadi disamping yang jaga, juga ada cadangan," kata Kepala Disdamkar Kabupaten Garut Usep Basuki Eko di Garut, Selasa.
Ia menuturkan saat ini sudah memasuki musim kemarau yang harus menjadi kewaspadaan bagi jajaran Disdamkar di seluruh titik pos dan juga masyarakat untuk selalu berhati-hati dengan menghindari segala potensi yang dapat memicu kebakaran.
Menurut dia, banyak pemicu terjadinya kebakaran antara lain korsleting listrik, kebocoran gas, tungku sebagai tempat perapian memasak, apalagi di Garut masih banyak rumah warga yang menggunakan tungku.
"Kebanyakan rumah itu, karena misalnya korsleting, terus kebocoran gas, terus dari pembakaran juga misalnya tungku," katanya.
Ia menyebutkan potensi lain yang menjadi penyebab kebakaran saat musim kemarau yakni membakar sampah di sembarang tempat yang kemudian menyebabkan kebakaran lahan. Jika tidak segera ditangani bisa merembet ke rumah warga.
Sepekan yang lalu, kata dia, dilaporkan kejadian kebakaran lahan di Kecamatan Banyuresmi, Leles, dan beberapa daerah di selatan Garut, yang penyebabnya karena adanya aktivitas membakar kemudian merembet luas.
"Dari bakar-bakaran merembet ke lahan yang berbatasan dengan pemukiman, makanya waktu itu kita amankan supaya tidak sampai ke pemukiman," katanya.
Ia menyebutkan selama Januari sampai Juni 2026 dilaporkan sudah ada 127 kejadian kebakaran rumah warga dengan berbagai penyebab, akibat korsleting listrik, kebocoran gas, tungku, dan adanya aktivitas pembakaran.
Disdamkar Garut, kata dia, memiliki kekuatan personel yang siap siaga 24 jam di 10 pos tersebar di wilayah Garut bagian utara, tengah, selatan, dan perkotaan, dengan jumlah truk damkar yang disiapkan sebanyak 12 unit terdiri dari 12 mobil pancar dan dua mobil suplai.
- musim kemarau
- kebakaran lahan
- kebakaran garut
- disdamkar garut
- waspada kebakaran
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Gempa M7,6 Berlangsung 1 Menit, Terasa hingga Gorontalo
-
Pengawasan Hewan Kurban Mulai Diintensifkan Barantin Jelang Idul Adha 2026
-
Ancaman Kekeringan Mengintai, DKPP Kota Madiun Desak Petani Lakukan Siasat Ini
-
DPR Soroti Dapur MBG Tak Standar, 300 SPPG di Jabar Ditutup
-
Pemkot Jaring 77 Tunawisma di Sejumlah Titik Kota Bandung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.