Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Kian Terpuruk karena Kekhawatiran Defisit Transaksi Berjalan Melebar

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Ketidakpastian perekonomian global mendorong aliran dana ke aset-aset safe haven. Melemahnya perekonomian global dan meningkatnya ketegangan geopolitik memaksa pelaku pasar untuk menempatkan dananya pada instrumen yang dianggap aman (safe haven), seperti dollar AS dan komoditas emas," katanya.

Lebih Berfluktuasi

Diminta terpisah, Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan perubahan kondisi makroekonomi akan berpengaruh pada nilai tukar, tingkat suku bunga, harga, dan output (Gross Domestic Product/GDP).

Perubahan nilai tukar akan mempengaruhi current account, baik dalam nilai maupun kuantitasnya. "Perubahan nilai tukar juga berpengaruh pada ekuilibrium pasar aset melalui tingkat suku bunga," jelas Esther.

Faktor yang berpengaruh pada keseimbangan pasar aset adalah jumlah uang beredar, tingkat harga domestik, ekspektasi terhadap nilai tukar, lalu tingkat suku bunga luar negeri dan terakhir, pergeseran permintaan uang.

Maka tidak heran, jika nilai tukar berfluktuasi dan distabilkan dengan tingkat suku bunga yang tinggi maka masyarakat biasanya lebih suka menyimpan emas di mana harganya stabil.

"Pemerintah jika ingin mengendalikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS seharusnya mempertimbangkan beberapa faktor ini," kata Esther.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.