Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hindari Kecelakaan di Laut, Pemudik Perlu Periksa Baterai Mobil Listrik

📅 Sabtu, 30 Mar 2024, 11:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hindari Kecelakaan di Laut, Pemudik Perlu Periksa Baterai Mobil Listrik Doc: Istimewa
Ket. Petugas mengatur proses keluar masuk kendaraan di kapal feri

JAKARTA - Penggunaan mobil listrik saat mudik memberi manfaat positif terhadap lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir tren mudik dengan mobil listrik meningkat, namun keselamatan harus diperhatikan apalagi jika menggunakan jasa angkutan kapal feri.

Pengamat Maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Dr. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan, pengangkutan mobil listrik melalui kapal feri membawa risiko yang patut diperhatikan, terutama potensi kebakaran yang terkait dengan baterai lithium-ion yang digunakan dalam mobil listrik.

Karena itu, dia menekankan agar hal seperti itu harus dicegah. "Perlunya pengembangan protokol keamanan yang ketat, pemeriksaan keamanan baterai sebelum naik ke kapal feri, pelatihan awak kapal tentang penanganan baterai kendaraan listrik yang bermasalah, serta pengaturan parkir kendaraan listrik di area yang aman dan terpisah menjadi sangat penting," ujar Hakeng di Jakarta, Sabtu (30/3).

Selain itu, peningkatan Standard Operating Procedure (SOP) dan edukasi masyarakat tentang potensi bahaya dan langkah-langkah keselamatan terkait kendaraan listrik juga sangat penting. "Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan organisasi terkait dalam pengembangan regulasi yang tepat juga diperlukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan dalam transportasi maritim," katanya.

Hakeng memaparkan, kapal feri adalah bagian penting dari sistem transportasi Indonesia, namun pengangkutan mobil listrik meningkatkan risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan penumpang, awak kapal, dan lingkungan sekitar.

Baterai lithium-ion yang umumnya digunakan dalam mobil listrik memiliki potensi terbakar jika terjadi masalah atau kegagalan pada sistem baterai. "Risiko ini menjadi lebih meningkat ketika mobil listrik naik ke kapal feri, terutama karena kapal feri sering beroperasi di lingkungan yang rentan terhadap kebakaran dan sulit dievakuasi," urainya.

Hakeng menekankan, dengan kerjasama yang baik dan peraturan yang sesuai, risiko potensial terkait dengan pengangkutan kendaraan listrik dapat dikelola secara efektif, menjaga keselamatan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses transportasi maritim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.