Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meluas, BPBD Kepulauan Meranti Catat Karhutla Mencapai 115 Hektare

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meluas, BPBD Kepulauan Meranti Catat Karhutla Mencapai 115 Hektare Doc: ANTARA/HO-BPBD Meranti
Ket. Penampakan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) yang masih belum padam di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, belum lama ini.

Selat Panjang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mencatat kebakaran kebakaran hutan dan lahan yang telah meluas secara signifikan, dengan total mencapai 115 hektare.

"Kita sangat khawatir akan dampak serius yang mungkin ditimbulkan dari kebakaran ini. Karena saat ini total luas lahan yang mengalami kebakaran mencapai 115 hektare," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) (BPBD) Kepulauan Meranti, Muhlisin, Rabu.

Ia merincikan luas kebakaran tersebut terjadi di Desa Penyagun, seluas 30 ha, Telesung seluas 25 ha. Ada juga di Desa Tanjung Kedabu yang berbatasan dengan Telesung dan meluas ke Desa Bungur mencapai 30 ha.

Selanjutnya Sungai Gayung Kiri seluas 8,5 ha dan Desa Tanah Merah seluas 1,5 ha. Lalu di Desa Renak Dungun seluas 7 ha, Mantiasa luasnya 6,5 ha, Tanjung Peranap luasnya 5 ha dan di Selatpanjang Kota luasnya 1 ha.

"Tim penanggulangan karhutla saat ini sedang melakukan upaya pendinginan di lapangan, meskipun menghadapisejumlah kendala yang signifikan," sebut Muhlisin.

Ia mengungkapkan salah satu kendala utama yang dihadapi adalah kedalaman gambut di area yang terbakar dan membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit dan memakan waktu. Selain itu, kecepatan dan kencangnya angin juga menjadi faktor yang memperparah situasi, karena memudahkan api menyebar ke area yang lebih luas dan sulit dijangkau.

"Tak hanya itu, jarak yang jauh dari sumber air juga menjadi tantangan tambahan bagi tim penanggulangan karhutla. Hal ini mempersulit proses pengangkutan air untuk digunakan dalam upaya pemadaman," kata Muhlisin.

Meskipun dihadapkan pada kendala tersebut, Muhlisin menegaskan bahwa tim penanggulangan terus bekerja keras untuk mengatasi situasi tersebut. Berkat upaya itu, sejauh ini di beberapa lokasi titik api berhasil dipadamkan dan hanya tinggal dilakukan pendinginan saja.

"Seluruh personel sudah dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman yang lebih besar dan melakukan koordinasi yang baik antar instansi terkait. Beberapa petugas juga masih bertahan di lapangan selama berhari-hari untuk memastikan api tidak kembali menyala," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Pemprov Jawa Timur Akan Sia...
Advertisement
Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

Klasemen Liga Champions: PSG Naik ke Puncak, Tiga Wakil Italia Terpuruk di Luar Zona Playoff

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.