256 Anggota Gangster 'Aliansi Bocimi' Diringkus

Senin, 25 Mar 2024, 04:00 WIB

BOGOR - Sebanyak 256 remaja dan pemuda yang menjadi anggota gangster yang menamakan diri "Aliansi Bocimi" diringkus Polres Kota Bogor. Mereka diringkus saat berkonvoi menggunakan atribut bendera tertentu dari arah Kota menuju Kabupaten Bogor, akhir pekan lalu.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Sabtu (23/3), mengatakan, 256 remaja itu lalu diperiksa dengan tes urine. Petugas menyita telepon genggam milik beberapa orang. "Perkembangan penangkapan, hasil cek urine ada dua positif mengandung narkoba," ujar Bismo.

Ket. Foto: Polresta Bogor Kota menunjukkan atribut bendera yang diamankan dari kelompok gengster. — Sumber: ANTARA/HO-Polresta Bogor Kota

Menurut Bismo, telepon genggam mereka ada akun untuk posting judi online. Dari total 256 orang yang ditangkap, menjrut Bismo, 132 di antaranya teridentifikasi berstatus pelajar. Sisanya nonpelajar.

Bismo menjelaskan, anggota gangster ditangkap melalui penyekatan dari berbagai titik wilayah perbatasan Kota Bogor yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Menurutnya, penyekatan dilakukan berkaca pada kejadian sehari sebelumnya.

Saat itu, terjadi konvoi sekelompok remaja mengendarai sepeda motor. Mereka membawa bendera yang akhirnya menimbulkan kemacetan di kawasan Jalan Tajur. Sebelumnya yang konvoi kelompok "TOM." Lalu aliansi-aliansi lain dan Bocimi. "Kami antisipasi, tidak boleh dibiarkan," ucapnya.

Dari keterangan para remaja ini, alasan mereka berkonvoi untuk membagikan takjil. Namun, kata Bismo, setelah diperiksa tidak ada satu pun yang membawa takjil. Mereka membawa bambu, flare, bahkan alat kejut listrik yang bisa membuat orang pingsan.

Menurut Bismo, aktivitas yang dilakukan para gangster ini tidak ada hubungan dengan kegiatan Ramadan. "Ini adalah grup yang sering tawuran. Mereka menantang, memprovokasi, dan janjian di instagram," tutur Bismo.

Untuk ponsel yang disita, kata Bismo, akan dianalisis. Polisi akan terus melakukan patroli cyber untuk mengetahui operator dan jaringan-jaringannya. "Kami akan melakukan upaya-upaya penegak hokum. Jika ada unsur pidana yang mereka lakukan akan kami tindak," katanya.

Peserta SOTR

Sementara itu, kepolisian menangkap 31 remaja yang melakukan "sahur on theroad" atau (SOTR) di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (24/3) sekitar pukul 02.15 WIB. Patroli Perintis Presisi telah mengamankan 31 remaja yang melakukan sahur on the road di wilayah Kecamatan Pancoran.

"Mereka kemudian dibawa dan diamankan ke Polsek Pancoran," kata Kapolsek Pancoran, Kompol Sujarwo. Selain menangkap 31 remaja, dia juga mengamankan 16 sepeda motor, sebuah bendera, satu petasan, dan sebuah bambu.

Berdasarkan pendataan, sebagian besar remaja tinggal di Jakarta Timur. Beberapa lainnya berasal dari daerah Pasar Minggu, (Jakarta Selatan) dan Depok (Jawa Barat).

Kemudian polisi membina dengan menghadirkan orang tua dan guru. Ini sebagai upaya pencegahan tawuran. Mereka juga diminta membuat pernyataan yang disaksikan orang tua atau wali murid, tidak akan mengulangi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.