Selat Hormuz Dipasangi Ranjau, Tiga Kapal Tanker Meledak Saat Mencoba Melintas

Kamis, 23 Jul 2026, 12:10 WIB

MOSKOW - Tiga tanker minyak mencoba melintasi wilayah Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau, satu di antaranya meledak, menurut pernyataan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Kamis (23/7).

"Tiga tanker minyak dukungan Amerika Serikat mencoba melintasi rute yang telah dipasangi ranjau di sebelah selatan Selat Hormuz. Setelah salah satu kapal tanker itu meledak dan terbakar, dua kapal lainnya segera berbalik arah dan mundur," kata IRGC seperti dikutip Press TV.

Ket. Foto: Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Minggu (21/6/2026). — Sumber: ANTARA/Anadolu

IRGC menyatakan tidak ada tanker minyak yang diizinkan masuk maupun keluar.

"Setiap kapal, yang terjebak dalam tipu daya Amerika dan mencoba melintas tanpa koordinasi dengan Republik Islam Iran, akan menemui nasib yang sama," tegas IRGC.

Sebelumnya, Rabu (22/7), Juru Bicara IRGC Hossein Mohebbi mengatakan jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau.

"Jalur selatan Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau akan menghancurkan investasi Anda. Jangan terjebak oleh tipu daya Amerika Serikat," kata Mohebbi.

Presiden AS Donald Trump pun pada Rabu itu juga mengancam akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran, termasuk di Teheran, setiap kali Iran melancarkan serangan terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz.

  • selat hormuz

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.