Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Emas Menguat karena Investor Cerna Keputusan Suku Bunga The Fed

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 06:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Emas Menguat karena Investor Cerna Keputusan Suku Bunga The Fed Doc: ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger
Ket. Arsip foto - Batangan emas terlihat dalam gambar ilustrasi yang diambil di GSA, Wina, 13 November 2014.

Jakarta - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit menguat pada Kamis (Jumat pagi) karena para investor mencerna keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April tercatat naik 23,70 dolar AS atau 1,10 persen menjadi ditutup pada 2.184,70 dolar AS per ounce.

Investor terus mencermati pernyataan hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang disampaikan pada Rabu (20/3). Meskipun Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneter tak berubah seperti yang diharapkan, mereka condong sedikitdovishkarena pernyataan tersebut mengatakan ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh dan inflasi telah mereda, tetapi masih tinggi.

Pernyataandovishitu berbunyi takkan ada penurunan suku bunga sampai The Fed lebih yakin inflasi telah dikendalikan. Namun demikian, pernyataan dari The Fed melihat adanya tiga kali penurunan suku bunga pada tahun ini yang lebih menjadi fokus pelaku pasar.

Data ekonomi yang dirilis pada Kamis (21/3) beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran negara bagian turun 2 ribu menjadi 210 ribu yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir pada 16 Maret. Ekonom telah memperkirakan 215 ribu klaim pada pekan terakhir.

Indeks Manufaktur Fed Philadelphia (Philadelphia Fed Manufacturing Index) turun menjadi 3,2 pada Maret dari 5,2 pada Februari, tetapi berada di atas perkiraan pasar, yaitu -2,3.

Indeks pembelian manajer manufaktur (PMI) flash AS S&P Global naik ke level tertinggi 21 bulan di 52,5 pada Maret dari 52,2 pada Februari.

The S&P Global flash U.S. manufacturing Purchasing Managers' Index (PMI) naik ke level tertinggi dalam 21 bulan menjadi 52,5 pada Maret dari 52,2 pada Februari. Ini menunjukkan peningkatan yang solid dalam kesehatan sektor tersebut (in the health of the sector).

The S&P flash U.S. services PMI turun ke level terendah dalam tiga bulan terakhir menjadi 51,7 pada Maret dari 52,3 pada bulan sebelumnya, tetapi angka di atas 50 sinyal pertumbuhan ekonomi.

Penjualan rumahexisting(yang sudah ada) dari The National Association of Realtors' AS naik 9,5 persen pada Februari secaramonth on month(MoM) menjadi tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 4,38 juta unit.

Terkait logam mulia perak, untuk pengiriman Mei menurun 9,70 sen atau 0,39 persen menjadi ditutup pada 25.007 dolar AS per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April meningkat 13,60 dolar AS atau 1,51 persen ditutup menjadi 913,00 dolar AS per ounce.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.