Ayo Perkuat Kolaborasi untuk Meredam Abrasi
📅 Senin, 18 Mar 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim PenulisTerumbu karang dan mangrove yang rusak perlahan akan menghilangkan biota laut. Biota laut bermigrasi karenatempat tinggal mereka sudah hilang bersamaan dengan kerusakan ekosistem.
???
Dampak lebih jauh, masyarakat nelayan harus bekerja ekstra dan melaut lebih jauh lagi untuk mencari nafkah. Alhasil, biaya yang dikeluarkan nelayan membengkak sehingga menurunkan penghasilan bersih mereka.
Jika hal ini terus dibiarkan, ekonomi masyarakat bisa makin terpuruk. Ekosistem pesisir pun makin rusak. Oleh karena itu,negara harus hadir dengan mencarikan jalan keluar.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencerdaskan kehidupan masyarakat. Masyarakat harus dididik dengan diberikan pemahaman terhadap cara memanfaatkan alam dengan lestari, agar kerusakan lingkungan tidak makin parah.
Pelatihan dan bimbingan dalam memanfaatkan alam secara berkelanjutanperlu diberikan kepada warga masyarakat. Langkah selanjutnya melakukan perbaikan terumbu karang dan reboisasi hutanmangrove.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam proses tersebut harus memberdayakan masyarakat sekitar, agar mereka tahu bahwa butuh waktupanjang untuk memperbaiki ekosistem yang rusak itu.
Hal Tersebut juga sebagai pengingat agar mereka bisa memanfaatkan alam dengan cara yang benar.
Pemecah gelombang atau dikenal juga dengan pemecah ombak (breakwater) merupakan prasarana yang perlu dibangun di beberapa wilayah di Natuna dalam waktu dekat, guna menahan laju abrasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apalagi rehabilitasi terumbu karang dan hutanmangrove membutuhkan waktulama.
Menurut Yasir, pemerhati magrove dari dari Bangka Belitung, butuh waktu 3-5 tahun untuk menumbuhkan tanaman bakau setinggi 1 meter, sedangkan terumbu karang membutuhkan waktu 1 tahun untuk tumbuh sepanjang1 sentimeter saja!
Dengan demikian perbaikan terumbu karang dan hutan yang dilakukan saat ini baru akan berdampak pada puluhan bahkan ratusan tahun mendatang.
Oleh karena itu, pemecah ombak merupakan salah satu solusi tepat yang harus dilakukan Pemerintah. Pemerintah, baik pusat, provinsi, dan daerah harus berkolaborasi demi mencegah abrasi.
Masing-masing tingkatan pemerintahan perlumenyisihkan anggaran untuk membangun pemecah ombak karena amat sulit bila anggaran tersebut hanya ditanggung oleh pemkab ataupemerintah provinsi.
APBD Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Natuna sangat terbatas sehingga sulit bagi mereka membangun pemecah ombak yang membutuhkan biaya amat besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!