Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Norwegia Tawarkan Dana untuk Proyek Tenaga Angin Terapung di Kutub Utara

📅 Minggu, 17 Mar 2024, 12:20 WIB | Oleh:
Norwegia Tawarkan Dana untuk Proyek Tenaga Angin Terapung di Kutub Utara Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Sebuah ladang angin lepas pantai terapung yang direncanakan di perairan Arktik, menerima dana negara sebesar 2 miliar crown Norwegia atau setara 193 juta dolar AS, dengan Norwegia melihat teknologi yang masih mahal sebagai kontributor utama untuk pengembangan industri dan pengurangan emisi.

Proyek GoliatVind di Laut Barents, yang terdiri dari lima turbin berkapasitas 15 megawatt dan bertujuan untuk memasok listrik ke kota Hammerfest di Kutub Utara, berhasil mengalahkan enam peserta lainnya dalam tender yang diadakan oleh badan pemerintah Enova.

Norwegia berharap angin lepas pantai terapung akan memberikan masa depan industri untuk industri pasokan lepas pantainya serta sebagai cara untuk mengurangi emisi dari produksi minyak dan gas dengan menggantikan turbin gas sebagai sumber pasokan listrik.

"Pemerintah ingin membuat pengaturan agar angin lepas pantai terapung menjadi pijakan baru bagi industri pemasok Norwegia," kata Menteri Energi Terje Aasland dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Senin (11/3).

Aasland menambahkan, angin terapung seperti GoliatVind dapat membantu melistriki instalasi minyak dan gas lepas pantai dan juga memasok listrik ke daratan.

GoliatVind dimiliki oleh perusahaan pelayaran Odfjell Oceanwind, pengembang energi terbarukan Source Galileo, dan perusahaan listrik Jepang, Kansai Electric Power Company. Ini akan terhubung ke kabel listrik yang ada yang memasok listrik dari pantai ke anjungan minyak Goliat, yang dioperasikan oleh Vaar Energi (VAR.OL), membuka tab baru, anak perusahaan ENI Italia (ENI.MI).

Anjungan minyak ini mengkonsumsi sekitar 50-55 MW listrik, yang berarti bahwa pada hari-hari dengan angin kencang, turbin-turbin yang direncanakan dapat mengirimkan hingga 25 MW ke pantai, menurut Gunnar Birkeland, kepala Source Gallileo Norge. Birkeland tidak mau memberikan estimasi biaya secara keseluruhan, namun ia mengatakan bahwa dana yang diberikan "signifikan" untuk proyek ini.

Pengoperasian direncanakan pada tahun 2028, dalam tenggat waktu lima tahun untuk penyelesaian yang ditetapkan oleh penghargaan Enova. Putaran tender lain untuk angin terapung skala kecil sudah direncanakan untuk akhir tahun ini, kata Enova. Tahun lalu, Equinor meresmikan pembangkit listrik tenaga angin terapung Hywind Tampen di Laut Utara, yang memberi daya pada sejumlah anjungan minyak dan gas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.