Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Ingatkan Banjir Masih Rendam Empat Kecamatan di Melawi Kalbar

📅 Senin, 11 Mar 2024, 07:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Ingatkan Banjir Masih Rendam Empat Kecamatan di Melawi Kalbar Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Kondisi permukiman warga yang masih tergenang banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Minggu (10/3/2024). Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi melaporkan banjir masih merendam empat kecamatan terdiri dari Kecamatan Menukung, Ella Hilir, Naga Pinoh, dan Pinoh Utaradi selama sepekan sejak 3 Maret hingga 10 Maret 2024.

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan banjir masih merendam empat kecamatan di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar), selama sepekan terakhir terhitung sejak Minggu (3/3).

"Bencana banjir tersebut mengakibatkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat setempat lumpuh total," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam laporan yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, ketinggian muka air mencapai hingga 2 meter masih menggenangi beberapa wilayah yang tersebar di Kecamatan Menukung, Ella Hilir, Naga Pinoh, dan Pinoh Utara.

Bahkan, informasi terkini dari tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi melaporkan hujan intensitas lebat yang masih mengguyur daerah itu menyebabkan kenaikan muka air banjir.

Adapun Kecamatan Nanga Pinoh dan Pinoh Utara menjadi wilayah yang paling parah, lantaran mengalami kenaikan muka air rata-rata 50 centimeter hingga 1 meter dalam dua hari terakhir ini.

Kendati demikian, menurut Abdul, pihaknya belum bisa melaporkan secara rinci berapa jumlah warga yang terdampak banjir dan bagaimana kondisi mereka saat ini, termasuk dampak kerusakan rumah atau infrastruktur setempat.

Hal itu disebabkanhingga saat ini tim BPBD Melawi dan petugas gabungan lainnya masih berupaya menjangkau seluruh daerah yang terdampak banjir untuk melakukan pendataan baik jumlah korban maupun kerusakan fasilitas infrastruktur.

Terlepas dari situ, Abdul memastikan, pemerintah melalui BPBD Melawi telah melakukan upaya darurat penanggulangan bencana dengan mendirikan beberapa posko kesehatan dan pembagian bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.