Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Agar Lebih Efektif, Kewenangan BP2MI Perlu Diperkuat

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 14:29 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Agar Lebih Efektif, Kewenangan BP2MI Perlu Diperkuat Doc: Istimewa.
Ket. Wakil Ketua III Dewan Pengarah Satgas Sikat Sindikat BP2MI, Romo Benny Soesetyo (tengah) dalam acara Bedah Buku "Perang Semesta Melawan Sindikat Penempatan Ilegal" yang digelar di Jakarta, Kamis (7/3).

JAKARTA-Sejumlah kalangan mendorong agar kewenangan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) diperkuat agar lebih efektif menghadapi sindikat perdagangan orang. Peranan lembaga ini jangan hanya sebagai regulator, tetapi mesti diberi kewenangan penindakan.

Hal itu menjadi salah satu intisari dalam acara Bedah Buku "Perang Semesta Melawan Sindikat Penempatan Ilegal" yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis (7/3).

Wakil Ketua III Dewan Pengarah Satgas Sikat Sindikat BP2MI, Romo Benny Soesetyo mengatakan, selama masa kepemimpinan Benny Rhamdani selaku Kepala BP2MI, sudah banyak terobosan yang dilakukan lembaga tersebut, namun kendati demikian masih dibutuhkan tambahan kewenangan agar kinerjanya lebih efektif.

"Menurut saya perlu ditambah hak penindakan kepada lembaga ini agar lebih efektif. Kemudian perlu juga ditingkatkan lembaganya menjadi kementerian, bukan badan lagi,"tegas Romo Benny.

Dia berpandangan bahwa banyaknya kebijakan inovatif yang dilakukan Kepala BP2MI (Benny Rhamdani) sebenarnya karena besarnya semangatnya, ditambah dukungan publikasi media.

"Tetapi ini tidak cukup. Sebab, meskipun BP2MI serius namun tidak akan efektif jika tidak ditambah kewenangannya. Makanya harus diperkuat agar bisa menindak para sindikat,"tambah Romo Benny.

Sebaiknya Anda baca juga:

Apabila tidak ditambah kewenangan kata Benny, maka hasilnya begini begini saja. Persoalan makin sulit apalagi jika sindikat itu bekerja sama dengan oknum penguasa atau aparat.

Lalu, kenapa penguatan kewenangan itu sangat penting lanjut dia karena kontribusi devisa dari PMI mencapai Rp 159,6 triliun setiap tahunnya, terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas bumi (migas). Artinya sumbangsih PMI untuk perekonomian negara itu sangat besar, sehingga harus dijaga.

"Buku ini bagus mempublikasikan kinerja BP2MI. Namun, ke depan BP2MI harus menjadi lembaga otonom, sehingga mereka punya fungsi yang lebih optimal lagi,"pungkas Romo Benny.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani saat membuka acara bedah buku tersebut mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah terhadap pelaku sindikat perdagangan orang. "Negara harus memberi perlindungan yang maksimal kepada PMI selaku pahlawan devisa kita,"tegasnya.

Benny pun berharap agar aparat tidak hanya menindak para calo perdagangan orang ini tetapi berani mencokok para bandar besarnya yang banyak bermain di belakang layar, yang diduga di-backingi oknum aparat dan oknum pejabat.

Dia menuturkan bahwa kemarin dirinya sudah bertemu Menkopolhukam Hadi Tjahjanto untuk melanjutkan koordinasi. Sebab kendatipun posisi BP2MI berada langsung di bawah presiden, sebagai bagian Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) tetap harus berkoordinasi dengan Kemenkopolhukam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.