- Home
-
- Luar Negeri
-
- CEO Nvidia Sebut AI Dapat ...
CEO Nvidia Sebut AI Dapat Lulus Uji pada Manusia dalam 5 Tahun
Minggu, 03 Mar 2024, 09:51 WIBCALIFORNIA - Kepala Eksekutif Nvidia Jensen Huang pada Jumat (29/2) mengatakan bahwa kecerdasan umum buatan (Artificial General Intelligence/AGI) dapat muncul hanya dalam waktu lima tahun.
Dilansir Japan Times, Huang, yang memimpin pembuat chip kecerdasan buatan terkemuka di dunia yang digunakan untuk menciptakan sistem seperti ChatGPT OpenAI, menjawab pertanyaan di forum ekonomi yang diadakan di Universitas Stanford tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai salah satu tujuan jangka panjang Silicon Valley yaitu menciptakan komputer yang dapat berpikir seperti manusia.
Huang mengatakan jawabannya sangat bergantung pada bagaimana tujuan tersebut didefinisikan.Jika definisinya adalah kemampuan untuk lulus uji manusia, kata Huang, kecerdasan umum buatan (AGI) akan segera hadir.
"Jika saya memberikan AI...setiap tes yang dapat Anda bayangkan, Anda membuat daftar tes tersebut dan menyajikannya kepada industri ilmu komputer, dan saya kira dalam waktu lima tahun, kita akan melakukannya dengan baik pada setiap perusahaan," kata Huang, yang perusahaannya mencapai nilai pasar $2 triliun pada hari Jumat.
Saat ini, AI dapat lulus ujian seperti ujian hukum, namun masih kesulitan dalam ujian medial khusus seperti gastroenterologi. Namun Huang mengatakan dalam lima tahun juga harus bisa melewati salah satu dari mereka.
Namun menurut definisi lain, kata Huang, AGI mungkin lebih jauh lagi, karena para ilmuwan masih belum sepakat mengenai cara menggambarkan cara kerja pikiran manusia.
"Oleh karena itu, sulit untuk mencapainya sebagai seorang insinyur karena para insinyur memerlukan tujuan yang jelas," kata Huang.
Huang juga menjawab pertanyaan tentang berapa banyak lagi pabrik chip, yang disebut "fabs" dalam industri ini, yang dibutuhkan untuk mendukung perluasan industri AI. Laporan media mengatakan, Kepala Eksekutif OpenAI Sam Altman berpendapat dibutuhkan lebih banyak teknologi hebat.
Huang mengatakan, dibutuhkan lebih banyak chip, tetapi setiap chip juga akan menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu, sehingga membatasi jumlah chip yang dibutuhkan.
"Kami akan membutuhkan lebih banyak teknologi. Namun, ingatlah kami juga terus meningkatkan algoritme dan pemrosesan (AI) secara signifikan seiring berjalannya waktu," kata Huang. "Efisiensi komputasi tidak seperti sekarang ini, dan karena itu permintaannya sebesar ini. Saya meningkatkan komputasi jutaan kali lipat dalam 10 tahun."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dituding Langgar Hak Cipta Besar-besaran, Anthropic Digugat Sony dan Warner Music
-
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ajak Warga Rawat Perdamaian dengan Semangat Persaudaraan.
-
PBB Peringatkan AI Tingkat Lanjut Dapat Menjadi Ancaman bagi Umat Manusia
-
AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang
-
Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI
-
Megawati Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Ada Pameran Sejarah Kemerdekaan
-
Kolonel Inf Priyo Handoyo Ditunjuk Jadi Komandan Upacara HUT Ke-81 RI, Ini Profil Selengkapnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.