Gerak Cepat, Terminal Kalideres Bakal Dirikan Sejumlah Posko Menjelang Idul Fitri
📅 Sabtu, 02 Mar 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Risky Syukur
Jakarta - Pengelola Terminal Kalideresdi Jakarta Barat bakal mendirikan sejumlah posko termasuk untuk pemeriksaan kesehatan menjelang Idul Fitri 1455 Hijriah atau Lebaran 2024.
Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan bahwa masyarakat umum dapat memanfaatkan posko-posko yang bakal didirikan termasuk memeriksa kesehatan.
"Itu posko kesehatan gratis, siapa saja, masyarakat boleh (periksa kesehatan) di situ nanti," ungkap Revidi Jakarta pada Jumat.
Revi mengatakan bahwa pelayanan posko kesehatan tersebut akan dibantu oleh Jasa Raharja dan Palang Merah Indonesia (PMI)."Kita nanti juga dibantu biasanya oleh Jasa Raharja, PMI," kata Revi.
Revi mengatakan bahwa posko kesehatan akan dibuka bersamaan dengan posko lainnya seperti posko pengamanan terpadu, posko pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check), posko istirahat pengemudi dan ruang laktasi ibu menyusui.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Posko terpadu, posko kesehatan, posko 'ramp check', kemudian juga ada pos istirahat pengemudi serta ruang laktasi ibu menyusui," kata Revi.
Posko-posko tersebut, kata Revi, akan didirikan 12 hari atau 10 hari sebelum lebaran. "Kita akan menyiapkan posko-poskonuntuk angkutan lebaran. Nanti di 12 hari atau 10 hari menjelang lebaran kita siapkan posko," kata Revi.
Pengelola Terminal Kalideresmelakukan uji kelaikan kendaraan (ramp check) pralebaran 2024 selama 11 hari, mulai dari Selasa (19/2) sampai Sabtu (2/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal itu dilakukan untuk memastikan kinerja komponen pada kendaraan yang akan mengangkut penumpang tidak mengalami kerusakan dan dapat bekerja dengan baik.
"'Ramp check' bus itu kan uji kelaikan jalan, yang meliputi sistem rem, sistem roda, sistem kemudi, sistem lampu, supaya dipastikan komponen yang ada pada kendaraan itu berfungsi dengan baik," ungkapnya.
Revi mengatakan, dari 130 perusahaan otobus (PO) di Terminal Kalideres, 30 bus diuji setiap harinya dalam 11 hari masa uji kelaikan pralebaran 2024.
"Kalau untuk PO bus yang beroperasi itu lebih kurang ada 130 PO. Rata-rata 30 bus kita uji setiap harinya," kata Revi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!