Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Jambi Halau Kawanan Gajah Liar ke Taman Nasional Bukit Tigapuluh

📅 Rabu, 28 Feb 2024, 14:23 WIB | Oleh:
BKSDA Jambi Halau Kawanan Gajah Liar ke Taman Nasional Bukit Tigapuluh Doc: ANTARA
Ket. Kawanan gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis).

JAMBI - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi berupaya menghalau kawanan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) liar yang dilaporkan memasuki dan merusak kebun sawit warga di Kabupaten Tanjungjabung Barat untuk kembali masuk ke kawasan habitat mereka di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT).

Kepala BKSDA Jambi Donal Hutasoit dalam keterangan resminya di Jambi, Rabu, menyebutkan saat ini tim BKSDA bersama pihak terkait sedang berusaha menghalau kawanan gajah liar tersebut agar kembali masuk ke dalam habitat mereka di kawasan hutan TNBT agar tidak mengganggu dan merusak kebun sawit warga.

"Tim di lapangan saat ini sedang mencoba menggiring kembali kawanan gajah tersebut untuk masuk ke dalam hutan," katanya.

BKSDA Jambi pada Jumat (23/2) mendapat informasi bahwa terdapat 40 gajah sedang bergerak dari Desa Lubuk Mandarsah, Kabupaten Tebo, menuju Desa Muara Danau dan Kelurahan Lubuk Kambing, Kabupaten Tanjungjabung Barat.

Kemudian pada Sabtu (24/2), tim BKSDA turun ke lapangan dan melakukan verifikasi terkait informasi tersebut yang hasilnya menunjukkan adanya pergerakan 15 gajah liar berada di kawasan hutan produksi yang lokasinya berdekatan dengan hutan penyangga TNBT,tepatnya Desa Lubuk Mandarsah.

"Namun pergerakan gajah liar itu tidak mengarah ke Desa Muara Danau dan Kelurahan Lubuk Kambing, tetapi pergerakan gajah mengarah ke Dusun Brandan, Desa Lubuk Mandarsah, Kabupaten Tebo, yang juga berdekatan dengan kawasan hutan produksi. Saat ini tim masih berupaya untuk menghalaunya masuk dan kembali ke habitatnya," kata Donal Hutasoit.

Dalam kasus ini yang menjadi masalah ada dua, kata dia, yakni berupaya menghalau kawanan gajah liar kembali masuk ke dalam hutan di TNBT dan kedua adalah meminta kepada warga yang kebunnya dirusak kawanan gajah liar untuk bersabar dan menahan diri agar tidak bertindak anarkis terhadap satwa berbadan besar itu.

"Kami prihatin dengan kondisi ini dan berharap semua pihak dapat menahan diri serta bersama mencari solusi untuk menyelamatkan satwa liar, khususnya Gajah Sumatera dan Orangutan Sumatera, sebagai aset dan kebanggaan bangsa Indonesia," kata Donal Hutasoit. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.