Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banyak Sekali, Presentase Sampah Plastik di Kota Ambon 30 Persen Per Hari

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Presentase Sampah Plastik di Kota Ambon 30 Persen Per Hari Doc: ANTARA/Penina F Mayaut
Ket. Petugas kebersihan mengangkat tumpukan sampah saat aksi bersih memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024 di Sungai Wairuhu Desa Galala Kota Ambon.

Ambon - Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon mendata angka prosentase timbunan sampah plastik di ibu kota Provinsi Maluku mencapai 30 persen dari total volume sampah 246,74 ton per hari.

"Rata-rata kurang lebih 30 persen sampah plastik yang dihasilkan setiap hari di Kota Ambon dari total volume sampah 246,74 ton per hari, " kata Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, di Ambon, Sabtu.

Ia mengatakan sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan, karena sifatnya sulit diurai oleh tanah, sehingga pemerintah terus berupaya menurunkan persentase jenis sampah plastik.

Saat ini Pemkot Ambon terbantu dengan kehadiran PT Million limbah Ambon yang melakukan pengolahan plastik.

Pabrik pengolahan plastik yang berlokasi di Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan membantu pemerintah dalam upaya mengurangi sampah plastik, dengan mengolah 100 sampai 150 ton sampah plastik setiap bulan.

"Pabrik daur ulang akan mengolah sampah plastik yang sudah dipilah dan dibersihkan menjadi bijih plastik untuk dikirim ke Jawa dan kemudian diolah kembali menjadi produk plastik," katanya.

Ia mengaku intervensi pemerintah terhadap sampah di Kota Ambon itu telah dilakukan dengan berbagai upaya, mulai dari pengaturan waktu pembuangan sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) dan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Pengelolaan sampah plastik melalui bank sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) hingga pembatasan penggunaan kemasan plastik.

Berbagai program dilakukan kerja sama Kota Bersih Laut Biru atau Clean City Blue Ocean (CCBO) - USAID diharapkan dapat mengubah paradigma pengelolaan sampah di Kota Ambon.

Program CCBO bisa membantu masalah sampah di Kota Ambon, terutama mengajarkan pengelolaan sampah.

Masalah sampah telah menjadi permasalahan global, regional, juga lokal, tak terkecuali di Kota Ambon karena sampah yang dihasilkan per hari berkisar 246,74 ton, sementara kemampuan daya angkut Pemkot hanya 185,5 ton per hari.

"Dengan keterbatasan itu maka sampah menjadi masalah besar bagi Kota Ambon. Terbukti tumpukan sampah masih ada di seluruh sudut kota dan sulit diselesaikan dalam waktu singkat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.