Filipina Bantah Tudingan Lakukan Penyusupan

Jumat, 23 Feb 2024, 02:45 WIB

MANILA - Seorang pejabat Penjaga Pantai Filipina pada Kamis (22/2) menyebutkan bahwa klaim Penjaga Pantai Tiongkok yang menyatakan kapal penangkap ikan Filipina telah menyusup secara ilegal ke perairan Beijing sebagai informasi yang tidak akurat.

Penjaga Pantai Tiongkok sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah mengusir kapal Biro Perikanan dan Sumber Daya Perairan Filipina (BFAR) dan menuduh kapal itu telah menyusup secara ilegal ke perairan dekat Scarborough Shoal.

Ket. Foto: Nelayan Filipina l Seorang nelayan Filipina sedang menjemur cumi-cumi di kapalnya saat sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok memantau aktivitas para nelayan yang menangkap ikan di dekat perairan sengketa Scarborough Shoal di LTS pada 15 Februari lalu. Pada Kamis (22/2), Penjaga Pantai Filipina membantah tudingan Tiongkok yang menyebut kapal-kapal Filipina teleh menyusup secara ilegal ke perairan Tiongkok di LTS. — Sumber: AFP/Ted ALJIBE

"Pernyataan ini tidak akurat. Kapal BRP Datu Sanday milik BFAR akan terus berpatroli di perairan Bajo De Masinloc (Scarborough Shoal). Saat ini, kapal BFAR secara aktif memastikan keamanan para nelayan Filipina di wilayah tersebut," kata Komodor Jay Tarriela, juru bicara penjaga pantai untuk masalah Laut Tiongkok Selatan (LTS) kepada wartawan.

Terletak di zona ekonomi eksklusif Filipina, Scarborough Shoal juga diklaim oleh Tiongkok, menjadikannya salah satu fitur maritim yang paling diperebutkan di Asia dan menjadi titik rawan konflik.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh LTS, yang merupakan jalur perdagangan kapal tahunan senilai lebih dari 3 triliun dollar AS. Klaim teritorial Tiongkok tersebut tumpang tindih dengan klaim Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Brunei.

Pada tahun 2016, pengadilan arbitrase internasional di Den Haag mengatakan klaim Tiongkok tidak memiliki dasar hukum, sebuah keputusan yang ditolak oleh Beijing.

Bukan Provokasi

Sebelumnya pada Sabtu (17/2) pekan lalu, pemerintah Filipina mengatakan bahwa mereka akan melanjutkan patroli secara bergilir ke Scarborough Shoal untuk mendukung para penangkapan ikan Filipina di wilayah tersebut.

Pernyataan tersebut muncul saat mereka menyampaikan laporan mengenai patroli awal dimana kapal Filipina dihadang oleh kapal Penjaga Pantai Tiongkok dan kapal-kapal milisi maritimnya yang melakukan manuver berbahaya dan membayangi aktivitas untuk mencegah kapal-kapal Filipina bertemu dengan para nelayan Filipina.

"Meskipun ada tantangan, misi patroli kami semuanya sejalan dengan hukum domestik dan internasional, termasuk UNCLOS," ucap juru bicara BFAR, Nazario Briguera.

Pada saat yang sama, Tarriela menyatakan bahwa patroli kapalnya bukanlah sebuah provokasi atau upaya untuk meningkatkan ketegangan dengan Tiongkok.

"Tujuan kami di sini bukan untuk memprovokasi pun, tidak untuk meningkatkan ketegangan di Bajo de Masinloc. Tujuan kami di sini adalah untuk melindungi para nelayan Filipina, untuk memastikan bahwa nelayan Filipina kami dapat menangkap ikan di Bajo de Masinloc secara bebas," ucap Tarriela. ST/PNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.