AS dan Filipina Gelar Latihan Pencegatan Wahana Nirawak

Senin, 28 Apr 2025, 13:05 WIB

MANILA - Militer Amerika Serikat (AS) dan Filipina untuk pertama kalinya melakukan latihan pencegatan wahana nirawak (drone) di perairan Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Latihan untuk menembak jatuh drone berlangsung di wilayah barat Pulau Luzon, Filipina, pada Minggu (27/4).

Ket. Foto: — Sumber: NHK

“Latihan itu merupakan bagian dari latihan militer gabungan yang telah diadakan kedua negara sejak 21 April dan melibatkan total lebih dari 14.000 personel,” lapor kantor berita NHK, Senin (28/4).

Dalam latihan anti-drone, militer AS mengerahkan sistem pertahanan udara bergerak baru yang dikembangkan untuk menembak jatuh drone yang terbang di ketinggian rendah.

Wartawan diundang untuk melihat kendaraan yang dilengkapi meriam otomatis dan misil antipesawat, Stinger, yang menembak jatuh wahana nirawak.

Latihan tersebut juga dilaporkan mengintegrasikan kerja sama dengan sistem misil darat ke udara milik militer Filipina.

Seorang komandan Korps Marinir AS yang mengawasi latihan tersebut mengatakan, "Ini merupakan langkah maju yang baik terkait pengintegrasian dua kapabilitas tersebut."

Latihan gabungan AS-Filipina akan berlanjut hingga 9 Mei. Beberapa pulau dan pantai terpencil di Filipina utara, yang dekat dengan Taiwan, juga diperkirakan akan menjadi tempat latihan pendaratan dalam latihan untuk memperkuat kerja sama kedua negara.

Latihan ini dipandang sebagai demonstrasi kemampuan tanggap darurat kedua negara dengan mempertimbangkan peningkatan aktivitas maritim Tiongkok. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.