Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tabung dan Investasikan, Ini 5 Tips Kelola Uang THR dengan Bijak

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis

Jika tak memiliki agenda mudik, alokasi lebih besar, misalnya 30 sampai 40 persen untuk investasi mungkin menjadi keputusan yang bijak untuk diambil. Utamanya, pastikan dulu keuangan telah terlindungi dana darurat sebelum berinvestasi. Dengan begitu, kondisi finansial lebih mampu mengantisipasi risiko munculnya pengeluaran mendesak dan mendadak.

- Tahan Hasrat Belanja Konsumtif

Tips yang terakhir, bendung hasrat belanja konsumtif yang tidak penting agar dana THR tetap terjaga. Hal ini juga penting untuk dilakukan agar Anda bisa mengalokasikan keuangan sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Bila perlu, sisihkan anggaran khusus untuk kebutuhan sekunder atau tersier ini di awal, dengan catatan pengeluaran untuk kebutuhan yang lebih penting sudah pasti terpenuhi.

Rekomendasi Instrumen Investasi untuk Simpan Uang THR

Mengalokasikan sebagian dana THR sebagai investasi pada dasarnya adalah hal yang penting untuk dilakukan guna menjamin kondisi keuangan di masa depan. Walaupun begitu, tergantung kebutuhan, jangan sembaranganmemilih instrumen investasiuntuk menyimpan uang THR tersebut. Agar tak salah pilih, berikut beberapa rekomendasi yang bisa Anda pertimbangkan.

- Deposito

Jika bingung menentukan instrumen investasi untuk menyimpan uang THR, deposito selalu bisa dijadikan pilihan. Ditawarkan oleh perbankan, deposito mampu memberikan tingkat keuntungan relatif lebih tinggi dibanding rekening tabungan biasa dan cenderung minim risiko. Tapi, dana yang tersimpan pada instrumen ini tidak akan bisa dicairkan hingga jatuh tempo agar tak dikenakan denda.

- Investasi Emas

Selain itu, emas juga masih menjadi salah satu instrumen investasi primadona yang populer dijadikan pilihan oleh investor. Pasalnya, seiring berjalannya waktu,harga emasterlihat terus meningkat dengan stabil. Selain itu, likuiditas dari instrumen ini juga terbilang tinggi sehingga mudah dicairkan sewaktu-waktu dibutuhkan.

- Saham

Jika ingin mendapatkan peluang imbal hasil maksimal dari investasi, saham dapat menjadi pilihan yang tepat. Dibanding dengan instrumen lainnya, saham dianggap mampu memberikan potensireturnyang paling tinggi. Akan tetapi, tingkat risiko dari investasi saham juga tak kalah tingginya sehingga ideal untuk rencana investasi jangka panjang.

- Reksa Dana

Rekomendasi yang terakhir adalah reksa dana, yaitu instrumen investasi yang pengelolaan dananya dilakukan oleh manajer investasi. Instrumen ini cocok dipilih oleh investor yang memiliki dana investasi terbatas dan tak memiliki waktu untuk menganalisis emiten. Selain itu, ada banyak jenis produk reksa dana untuk dipilih sesuai dengan kebutuhan investor, seperti reksa dana saham, pendapatan tetap, campuran, dan sebagainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.