Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPA Tolak Sampah APK

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
TPA Tolak Sampah APK Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Petugas Satpol PP Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berdiri di atas tumpukan sampah alat peraga kampanye hasil penertiban yang disimpan di kompleks gudang logistik pemilu salah satu kecamatan daerah tersebut, Kamis.

BEKASI - Sampah-sampah alat peraga kampanye (APK) Pemilu Serentak 2024 dilarang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng. TPA ini milik Pemkab Bekasi, berada di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu.

"Sampah APK tidak boleh masuk TPA Burangkeng. Ini baik APK yang dilepas sendiri peserta pemilu maupun hasil penertiban petugas," tandas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, Kamis.

Dia mengatakan, larangan tersebut mengacu instruksi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ini ada dalam surat edaran khusus menyangkut pengelolaan sampah APK Pemilu 2024. Sebab, sampah APK akan menambah beban volume sampah TPA Burangkeng. Menurut Syafri, TPA Burangkeng sudah melebihi kapasitas.

Syafri mengajak semua pihak untuk ikut menangani sampah APK baik spanduk, baliho, maupun bendera. APK jangan sampai menimbulkan tumpukan sampah lingkungan dan sampah visual jalanan. "APK sebenarnya dapat dimanfaatkan karena ada yang dibuat kain dan plastik," katanya.

Dia mengaku mayoritas sampah APK yang telah ditertibkan masih tersimpan di gudang kecamatan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi masih mencari yang mau mengolah atau mendaur ulang.

"Sementara ini sampah APK tersebut masih di kecamatan-kecamatan. Kita masih mencari pihak-pihak yang bisa mengolah menjadi barang bernilai ekonomis," ucapnya. Dari data Bawaslu Kabupaten Bekasi, sedikitnya terdapat 184.000 APK di seluruh Bekasi.

Bawaslu sendiri sudah mengimbau pimpinan partai politik maupun peserta pemilu untuk menertibkan APK pada hari terakhir kampanye.

Sayang mereka tidak melakukannya hingga masa tenang. Petugas gabungan bersama KPU dan Bawaslu kemudian menertibkan seluruh APK. Hasilnya disimpan di gudang logistik kecamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.