Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkab Majalengka Perbaiki Tanggul Sungai Atasi Dampak Banjir

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Majalengka Perbaiki Tanggul Sungai Atasi Dampak Banjir Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Majalengka
Ket. Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi (tengah) saat meninjau kondisi bencana banjir di Kecamatan Kertajati, Majalengka, Senin (12/2/2024).

Majalengka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, melakukan penanganan darurat dengan memperbaiki tanggul sungai yang jebol memakai kawat bronjong guna meminimalisasi dampak banjir di Kecamatan Kertajati.

"Kami berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung untuk memperbaiki tanggul sungai secara darurat sehingga bisa menutup yang jebol tersebut," kata Penjabat (Pj) Bupati Majalengka Dedi Supandi saat dikonfirmasi di Majalengka, Senin.

Dedi menjelaskan bencana banjir yang terjadi kali ini telah merendam sejumlah titik di Kecamatan Kertajati khususnya pada tiga desa yakni Pakubeureum, Kertawinangun dan Palasah.

Peristiwa ini, kata dia, disebabkan curah hujan tinggi sejak Minggu (11/2) malam, yang membuat beberapa tanggul jebol sehingga air pada Sungai Cipelang meluap ke area jalan raya dan merendam permukiman warga.

Ia menyebut diperkirakan sekitar 1.300 unit rumah warga di tiga desa tersebut dan 200 hektar sawah milik petani terdampak banjir.

"Kejadian ini menyebabkan arus lalu lintas menuju exit tol Kertajati (sempat) lumpuh total dan tidak bisa dilalui kendaraan. Ketinggian air mencapai 80 cm," ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi meminta BPBD Kabupaten Majalengka segera mendirikan tenda darurat dan dapur umum untuk membantu 3.500 korban banjir.

Kemudian, ia juga menginstruksikan dinas terkait agar menyalurkan sembako dan sarana lainnya yang dibutuhkan warga di tiga desa itu.

"Saya meminta ke Dinas Pertanian untuk mendata lebih rinci lahan yang terdampak banjir. Jika dalam waktu dua sampai tiga hari itu belum surut itu dapat menimbulkan gagal panen," ucap dia.

Dedi berharap peristiwa banjir ini segera berakhir agar aktivitas warga di tiga desa tersebut, bisa berjalan normal kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.