Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPK: Pemeriksaan Laporan Keuangan DKI Cermati Belanja Bansos

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 10:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPK: Pemeriksaan Laporan Keuangan DKI Cermati Belanja Bansos Doc: ANTARA/Muhamad Sridipo
Ket. Ilustrasi - Petugas membersihkan gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

JAKARTA - Pimpinan BPK, pemeriksa keuangan negara, V Ahmadi Noor Supit menyatakan pemeriksaan laporan keuangan (LK) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tahun 2023 akan mencermati belanja hibah dan belanja bantuan sosial (bansos) yang dinilai berisiko tinggi.

"Pada pemeriksaan LK tahun 2023, BPK akan mencermati penggunaan belanja hibah dan belanja bantuan sosial, yang dinilai berisiko tinggi. Selain itu, BPK juga akan memfokuskan pada akun pendapatan asli daerah (PAD), belanja kontraktual dan pengelolaan aset prasarana, sarana dan fasilitas umum," ungkapnya saat bertemu Penjabat (Pj) Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) Heru Budi Hartono saat entry meeting pemeriksaan atas LK Pemprov DKI Jakarta TA 2023, di Balai Agung DKI Jakarta, dikutip dari keterangan resmi, Jakarta, Jumat (9/2).

Menurut Ahmadi, DKI Jakarta merupakan daerah yang sangat strategis dan menjadi barometer untuk Indonesia. Sehingga, apa yang terjadi di ibu kota Indonesia mempunyai pengaruh sangat luas terhadap provinsi-provinsi lainnya.

Selama enam kali berturut-turut, BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) atas LK Pemprov DKI Jakarta. Namun demikian, lanjutnya, pencapaian opini WTP bukanlah tujuan akhir dalam pengelolaan keuangan negara.

Dia menyampaikan bahwa opini WTP yang telah diperoleh Pemprov DKI Jakarta seharusnya dapat mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan pelayanan kebutuhan pokok masyarakat.

"Opini atas LK lebih merupakan "target wajib" pemerintah daerah yang memprestasikan tingkat transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam mengelola keuangan," kata Anggota V BPK.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengharapkan tim pemeriksa BPK dan entitas terperiksa bisa saling bersinergi dengan tetap menjaga nilai-nilai integritas, independensi, dan profesionalisme.

"Semoga pelaksanaanentry meetingini menjadi awal yang baik bagi terciptanya kolaborasi dan sinergi BPK dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel," ujar Ahmadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.