Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Palangka Raya perketat pengawasan objek wisata saat libur panjang

📅 Kamis, 08 Feb 2024, 22:05 WIB | Oleh:
Palangka Raya perketat pengawasan objek wisata saat libur panjang Doc: ANTARA/Rendhik Andika
Ket. Wisatawan menaiki kapal susur sungai di objek wisata Air Hitam Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya.

Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memperketat pengawasan terhadap berbagai objek wisata pada momen libur panjang Isra Mi'raj dan Imlek 2024.

"Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan pada libur panjang kali ini, ada petugas yang memperketat pengawasan berbagai objek wisata," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu di Palangka Raya, Kamis.

Pada momen libur Isra Mi'raj dan Imlek ini, ditempatkan dan disiagakan petugas, baik untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas ataupun pengamanan di lokasi wisata.

"Kami juga akan meningkatkan fasilitas penunjang di kawasan objek wisata seperti penyediaan tempat sampah, penyediaan papan dan petugas informasi dan fasilitas lain yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung," kata Hera.

Pihaknya juga meminta kepada pengusaha dan pengelola usaha pariwisata seperti pada hiburan umum, restoran, rumah makan, warung makan, kedai makan dan minum, serta kafe guna menjaga suasana keamanan dan keteraturan di kota setempat selama momen libur panjang ini.

Diantaranya adalah terus menjaga toleransi, kerukunan, dan ketertiban umum di lingkungan masing-masing.

Kedua, memastikan keamanan dan ketertiban di destinasi wisata serta tempat hiburan umum dan sejenisnya. Kemudian pengelola usaha pariwisata dan hiburan umum bertanggung jawab untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang serta melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.

Kemudian, juga terkait kewajiban penyediaan alat keselamatan seperti pelampung, kotak P3K, dan alat pemadam kebakaran bagi pengelola usaha pariwisata. Kewajiban perbaikan wahana dan fasilitas penunjang wisata guna mencegah kecelakaan di tempat usaha pariwisata.

"Pengusaha pariwisata juga wajib menerapkan harga yang wajar dan tidak menaikkan harga dari harga normal yang berlaku," kata Hera.

Selain melakukan pengamanan dan peningkatan sarana dan prasarana di kawasan objek wisata, Hera juga menekankan untuk para pengunjung agar tetap mematuhi peraturan pantai dan menjaga anak-anak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sampai saat ini, situasi kamtibmas di tempat-tempat wisata secara umum berjalan aman dan kondusif. Namun kondisi ini harus terus dijaga oleh bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat. Kita harus bersama memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menikmati liburan panjang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.