Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Tegaskan Kapal Mereka Hanya Lakukan Riset di Samudera Hindia

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 14:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tegaskan Kapal Mereka Hanya Lakukan Riset di Samudera Hindia Doc: ANTARA/China Military
Ket. Arsip - Dua kapal tandu membantu kapal selam milik Komando Armada Utara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) saat doking di pangkalannya pada Januari 2023.

ISTANBUL - Otoritas Tiongkok pada Selasa (6/2) menegaskan bahwa satu kapal mereka yang berada di Samudera Hindia selatan hanya melakukan "riset ilmiah" sesuai dengan hukum PBB.

"Kegiatan penelitian ilmiah Tiongkok di perairan terkait adalah untuk tujuan damai dan bertujuan memberikan kontribusi terhadap pengetahuan ilmiah umat manusia tentang lautan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin kepada wartawan di Beijing.

Menurut Wang, kegiatan yang dilakukan oleh kapal Xiang Yang Hong 3 tersebut "sangat mematuhi ketentuan Konvensi PBB tentang Hukum Laut".

Pihak Tiongkok melalui Kemlu merasa perlu untuk mengeluarkan pernyataan tersebut setelah kegiatan Xiang Yang Hong 3 melakukan pelayaran di perairan selatan India menarik perhatian media.

Kapal Tiongkok tersebut diberikan izin oleh otoritas Maladewa untuk singgah di pelabuhan mereka bulan lalu.

Maladewa juga menyatakan bahwa Tiongkok sudah menyampaikan permintaan diplomatik untuk mendapatkan "izin yang diperlukan untuk melakukan kunjungan ke pelabuhan, untuk rotasi dan penambahan personel."

"Kapal tersebut tidak akan melakukan penelitian apa pun saat berada di perairan Maladewa," kata Kementerian Luar Negeri Maladewa, seraya menambahkan bahwa mereka akan terus menjadi tuan rumah bagi kapal-kapal sipil dan militer yang melakukan kunjungan ke pelabuhan untuk "tujuan damai."

"Maladewa terus menjunjung tinggi praktik internasional, dan hukum maritim internasional yang relevan dalam semua kasus," kata pernyataan dari Maladewa tersebut.

Wang memuji kerja sama yang erat di bidang penelitian ilmiah kelautan dengan Maladewa.

"Beijing "menghargai fasilitasi dan bantuan yang diberikan oleh Maladewa kepada kapal penelitian Tiongkok yang memasuki pelabuhannya atas dasar kedaulatan dan persahabatan Tiongkok-Maladewa dan sesuai dengan ketentuan hukum internasional yang relevan," kata Wang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.