Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Harus Mendorong Aktivitas Bisnis di Semua Wilayah

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Harus Mendorong Aktivitas Bisnis di Semua Wilayah Doc: Sumber: BPS - KORAN JAKARTA/ONES

JAKARTA - Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, pemerintah diminta untuk mendorong aktivitas bisnis, terutama di tiga wilayah luar Jawa yang secara regional mencatatkan pertunbuhan ekonomi pada 2023 lalu di atas 5 persen atau di atas pertumbuhan ekonomi secara nasional yaitu 5,05 persen.

Ekonom dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, menyatakan keberhasilan tiga wilayah itu melampui pertumbuhan ekonomi nasional karena masih banyak ditopang stimulus yang digelontorkan pemerintah.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS), pada Senin (5/2), mencatat kelompok Provinsi Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan ekonomi tahunan secara kumulatif tertinggi pada 2023, yakni sebesar 6,94 persen.

Dua kelompok provinsi lain di luar Jawa yang mengalami pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen adalah Sulawesi 6,37 persen dan Kalimantan 5,43 persen. Sementara itu, wilayah Jawa mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 4,96 persen, Sumatera 4,69 persen, sedangkan Bali dan Nusa Tenggara 4 persen.

"Kegiatan ekonomi yang distimulus oleh program pemerintah ini perlu didorong agar mampu menarik aktivitas bisnis dan dunia usaha, sehingga tidak terus mengandalkan stimulus pemerintah," kata Riefky kepada Antara di Jakarta, Selasa (6/2).

Aktivitas bisnis yang perlu ditingkatkan, antara lain di sektor perdagangan, transportasi, perbankan, serta informasi dan komunikasi.

Menurutnya, pemerintah tidak perlu melakukan intervensi baru untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi karena aktivitas bisnis dapat ditingkatkan melalui program-program yang telah dikembangkan selama ini, misalnya program hilirisasi dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Semua aktivitas bisnis ini perlu terus tumbuh. Bagaimana cara menumbuhkannya? Ini memang bukan dari intervensi pemerintah, tapi dari program-program yang pemerintah sudah bangun," kata Riefky.

Sebaiknya Anda baca juga:

Untuk mewujudkan pertumbuhan tersebut, pemerintah pusat juga harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda). Pemda perlu mengakomodir agar program-program yang distimulus oleh pemerintah pusat tersebut dapat berdampak nyata di daerah mereka masing-masing.

"Ini akan mendorong peningkatan pendapatan dan aktivitas ekonomi di daerah tersebut yang secara natural akan mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi lain," kata Riefky.

Diminta pada kesempatan terpisah, ekonom Celios, Nailul Huda mengatakan stimulus pemerintah memang sifatnya temporer bukan permanen. Oleh sebab itu, stimulus tersebut harus bisa tepat guna dan memberikan multiplier yang cukup besar bagi ekonomi.

"Bagi daerah yang dirasa sudah bisa dilepas tanpa stimulus ekonomi maka perlu untuk mengurangi stimulusnya. Nanti stimulus bisa fokus lagi ke daerah lain yang memang butuh stimulus pemerintah," kata Huda.

Kondisi itu sama dengan sektoral ekonomi di mana beberapa sektor perlu diberikan stimulus, seperti insentif, namun sifatnya temporer.

"Setelah bisa mendorong sektoral dan daerahnya, stimulus pemerintah didorong dari sisi konsumsi masyarakat," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.