Pemanfaatan Dana Desa, Bupati Belitung Timur Apresiasi Warganya Membudidayakan Ikan Lele
Minggu, 04 Feb 2024, 05:34 WIBManggar - Bupati Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Burhanudin mengapresiasi dan terus mendorong warganya membudidayakan ikan air tawar jenis lele, karena memiliki nilai ekonomis.
"Saya mengapresiasi pembudidayaan ikan lele yang dilakukan Pokdakan(kelompok pembudidaya ikan)Kolong Kero Desa Padangsasak. Mereka tergolong berhasil memanfaatkan dana desa untuk program ini," kata Bupati Belitung Timur Burhanudin di Manggar, Sabtu.
Burhanudin mejelaskan, pembudidayaan ikan lele yang dilakukan Pokdakan Kolong Kero itu sebagai bukti nyata bahwa pemanfaatan dana desa untuk peningkatan ekonomi warga.
"Ini adalah bukti, apa yang dikerjakan masyarakat hasilnya jelas dan bisa berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat yang mengelolanya," katanya.
Bupati mengharapkan agar program pembudidayaan ikan air tawar jenis lele ini dapat mendorong kemandirian dalam berusaha dan terjadi peningkatan pendapatan keluarga.
"Semoga budidaya ini bisa dikembangkan desa lainnya. Apapun yang diinisiasi pihak desa dapat memberikan nilai produktif bagi masyarakat," katanya.
Ketua Pokdakan Kolong Kero Mahyudin mengatakan, budi daya ikan lele ini mampu menghasilkan ribuan kilogram ikan lele konsumsi, dan Ikan lele tersebut siap dijual untuk masyarakat.
"Budi daya ini dari dana desa yang dimulai dari membangun tambak ikan bibit lele sebanyak 10 ribu bibit hingga pakan lele. Semua dilakukan sama-sama hingga ikan lele siap jual," kataMahyudin yang akrab disapa Udin.
Udin menjelaskan, bibit lele yang disebar sebanyak 10.000 bibit lele dilakukan pada November 2023, dan sudah dilakukan panen perdana untuk siap dijual ke masyarakat.
Hasil jual ikanlele memiliki prosfek ke depan dan penjualan perdana dimulai Senin (29/1) sudah mencapai 150 kilogram, dan terjual dengan harga Rp32.000/kilogram.
"Proses pemeliharaan ikan lele yakni dengan menjaga kualitas atau mutu ikan, sehingga memberikan hasil panen yang layak untuk dikonsumsi, bebas dari kontaminasi bahan kimia dan lainnya," kata Udin yang sudah berkecimpung dalam usaha lele selama enam tahun ini.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sidak RSUD Yowari, Wamendagri Ribka Haluk: Pasien Masuk 5 Menit Harus Langsung Ditangani!
-
Pemprov DKI Ajak Warga Ramaikan Mal saat Imlek, Transaksi Ditargetkan Tembus Rp10 Triliun
-
Musim 2025 Jadi Titik Terendah, Tsitsipas Nyaris Gantung Raket
-
Indonesia hingga Jepang Diselidiki AS atas Dugaan Praktik Dagang Tidak Sehat
-
Pemerintah Siapkan Anggaran Paket Stimulus Ekonomi Rp12,83 Triliun untuk Transportasi hingga Bansos
-
Menkeu Purbaya Tanggapi soal Rumah Aman di Kasus Bea Cukai
-
FertInnovation Challenge 2025, Ajang Serap Gagasan Transformatif dari Inovator Eksternal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.