Sidak RSUD Yowari, Wamendagri Ribka Haluk: Pasien Masuk 5 Menit Harus Langsung Ditangani!
Selasa, 17 Mar 2026, 18:30 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSUD Yowari. Kunjungan dilakukan untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dalam peninjauan di kawasan Sentani, Ribka menyambangi Instalasi Gawat Darurat dan menemui pasien satu per satu. Ia mendengar langsung berbagai keluhan terkait layanan kesehatan.
Sejumlah pasien mengeluhkan akses penanganan awal hingga pelayanan rawat inap. Selain itu, persoalan administrasi seperti BPJS Kesehatan juga turut disampaikan kepada pemerintah.
"Saya minta pelayanan kepada pasien harus menjadi prioritas utama," kata Ribka Haluk.
Ia menegaskan bahwa pasien harus segera mendapatkan penanganan tanpa menunggu proses administrasi. Menurutnya, tindakan medis harus diberikan maksimal lima menit setelah pasien datang.
"Lima menit setelah pasien masuk, harus sudah ada tindakan. Kita layani manusianya dulu, administrasi bisa menyusul," tegasnya.
Selain pelayanan medis, Ribka juga menyoroti pentingnya pembenahan manajemen rumah sakit. Ia menilai perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk fasilitas penunjang.
Dalam kunjungan tersebut, Ribka turut mengecek kondisi peralatan medis hingga kebersihan fasilitas seperti toilet. Ia menilai kebersihan menjadi faktor penting dalam mendukung layanan kesehatan.
"Kebersihan adalah hal utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Ribka menyerahkan bantuan berupa kursi untuk pendamping pasien dan bantal bagi pasien. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan selama perawatan.
Ia juga menyerahkan perlengkapan kebersihan untuk mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Perlengkapan tersebut akan digunakan dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan rumah sakit.
Ribka menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan tidak hanya berada di tangan pemerintah. Menurutnya, seluruh pihak termasuk masyarakat dan swasta harus turut berperan aktif.
Ia mengapresiasi langkah cepat pihak RSUD Yowari yang langsung melakukan kegiatan bersih-bersih usai kunjungan kerja. Menurutnya, inisiatif tersebut harus terus dipertahankan.
Lebih lanjut, Ribka memastikan dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri untuk peningkatan layanan RSUD Yowari. Rumah sakit tersebut merupakan salah satu rujukan penting di Papua.
Pihaknya juga akan menggelar rapat bersama berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi rumah sakit.
"Kami akan lakukan rapat lengkap untuk melihat semua persoalan dan mencari solusi bersama," kata Ribka.
Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan Kementerian Kesehatan juga telah dilakukan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait. Di antaranya Wakil Gubernur Papua, Sekretaris Daerah, hingga jajaran manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap pelayanan kesehatan di RSUD Yowari semakin optimal. Upaya ini diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Papua.
- Kemendagri
- Papua
- Pelayanan Kesehatan
- Jayapura
- Fasilitas Kesehatan
- Ribka Haluk
- BPJS Kesehatan
- RSUD Yowari
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
Cek Aturan Baru BPJS Kesehatan Juni 2026: Pasien Wajib Kontrol Sesuai Jadwal
-
Harga BBM Tembus 6 Dollar di California, Tertinggi di AS
-
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM Lewat STARt x Genmatic
-
Hilirisasi Tahap II Digulirkan, Sektor Energi Jadi Fokus Utama
-
Indonesia-Tiongkok Luncurkan QRIS Lintas Perbatasan
-
Pemkab Lebak Olah Sampah Jadi RDF 50 Ton per Hari, Berpotensi Hasilkan Rp450 Juta per Bulan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.