- Home
-
- Megapolitan
-
- PHRI Diminta Membantu Pela...
PHRI Diminta Membantu Pelaku UMKM Supaya Maju
Kamis, 01 Feb 2024, 04:00 WIBTANGERANG - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tangerang diminta untuk mendukung pengembangan produk-produk unggulan UMKM. "Saya minta PHRI mengajak dan mempromosikan produk-produk unggulan UMKM untuk maju bersama. Kita harus membantu mengembangkan usaha lokal," kata Penjabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, Rabu.
Andi menyampaikan, sektor usaha kecil menengah perlu adanya keterlibatan dari semua pihak untuk menunjukkan apresiasi. Mereka juga mesti ikut mendukung pelaku UMKM sebagai penggerak penting ekonomi Indonesia.
Maka, PHRI diminta berkolaborasi dan berinovasi untuk membangkitkan kembali perekonomian daerah yang terpuruk setelah dihantam pandemi. "Terima kasih kepada PHRI dan seluruh anggotanya. Terus semangat, jalin kolaborasi dan berinovasi. Jangan menyerah, bangkit dari keterpurukan akibat pandemi," ucapnya.
Andi berharap, kebangkitan dan semangat para pelaku usaha perhotelan dan restoran juga dapat memberikan inspirasi para pelaku UMKM. Jadi, UMKM ikut tidak mudah menyerah dalam keadaan apa pun. Mereka akan terus mengembangkan diri agar mampu bersaing.
"Saya harap perjuangan dan semangat para pelaku usaha perhotelan dan restoran yang telah bangkit dari keterpurukan dapat menjadi contoh para pelaku UMKM," jelasnya.
Izin Mencoblos
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie minta para pengusaha untuk member kesempatan para pegawai mencoblos dalam pemilihan umum (pemilu) serentak 14 Februari 2024.
"Saya minta para karyawan diberi kesempatan untuk melaksanakan hak pilihnya. Itu penting," ujar Benyamin. Menurutnya, dalam pelaksanaan Pemilu 2024 nanti, ada yang harus diperhatikan para pengusaha. Salah satunya memperhatikan kondisi aturan libur nasional yang ditetapkan pemerintah.
Kemudian, perusahaan memberikan waktu atau kesempatan kepada para pekerjanya untuk mengikuti pelaksanaan pencoblosan pemilu di wilayah setempat. Meski tidak menampik adanya permintaan pasar terutama pekerja di industri kuliner, pusat perbelanjaan atau pabrik biasanya tetap beroperasi.
"Kalau industri, umpannya memutuskan untuk tidak libur, ya kami kembalikan kebijakannya ke perusahaan," katanya, dikutip Antara. Dia mengungkapkan, dalam pembagian waktu kerja tentu dapat diatur tiap-tiap pengusaha. Namun, terpenting hak konstitusi pekerja dapat tersalurkan dan kegiatan ekonomi tidak terganggu.
Benyamin minta pegawai organisasi perangkat daerah tertentu tidak libur saat hari pencoblosan. Misalkan tenaga kesehatan dan petugas lalu lintas untuk membantu kelancaran pesta demokrasi lima tahunan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan saat ini telah memerintahkan kepada seluruh tim medis memeriksa kondisi kesehatan petugas pemilu. Selain itu, Dinas Perhubungan setempat juga akan diperbantukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Penyelamatan Kapal Nelayan yang Patah Kemudi di Kepulauan Aru
-
Krisis Belum Usai, Afghanistan Masih Perlu Bantuan Dunia
-
Media: Kerangka Kesepakatan AS-Iran telah Mencapai 95 Persen
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Suara Tembakan di Gedung Putih, Trump Sedang di Ruang Oval
-
Jepang Gelontorkan US$3 Miliar dari Dana Cadangan untuk Subsidi Tagihan Energi
-
Siti Fauziah Dorong UMKM Berdaya Saing, Pasar Jadoel Reborn Pabelan Jadi Motor Ekonomi Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.