Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dewan Teh Luncurkan Standar Teh Indonesia

📅 Rabu, 31 Jan 2024, 17:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dewan Teh Luncurkan Standar Teh Indonesia Doc: Istimewa.
Ket. Dewan Teh Indonesia (DTI) secara resmi meluncurkan Standar Teh Indonesia (STI) – Certeafied di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (27/1).

JAKARTA - Dewan Teh Indonesia (DTI) secara resmi meluncurkan Standar Teh Indonesia (STI) - Certeafied. Diharapkan STI dapat meningkatkan keseimbangan manfaat yang diterima dari setiap lini dalam rantai pasok teh sekaligus untuk menjawab berbagai isu strategis yang saat ini berkembang dinamis di industri teh baik di Indonesia maupun di pasar global.

"Standar Teh Indonesia ini hadir untuk menjawab berbagai isu-isu strategis yang berkembang sangat dinamis di industri teh Indonesia dan global saat ini dan ke depan," ujar Ketua Umum DTI Dr. Rachmad Gunadi dalam launching Certeafied STI di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (27/1).

Menurut Rachmad Gunadi, keberlanjutan industri dan bisnis teh Indonesia bisa diwujudkan bila seluruh rantai pasok industri teh Indonesia dapat memahami serta menerapkan praktek-praktek keberlanjutan yang baik dalam pengelolaan perkebunan teh, memperhatikan lingkungan dan orang yang bekerja di dalamnya, industri hilir mendapat pasokan teh yang cukup dan konsumen dapat menikmati dan percaya akan produk teh yang dibelinya.

Rachmad Gunadi berharap, keberadaan STI dapat meningkatkan keseimbangan manfaat yang diterima dari setiap rantai pasok teh melalui peningkatan kualitas diikuti dengan harga yang lebih baik serta semakin memperluas akses pasar produk teh Indonesia di pasar lokal dan ekspor.

"STI ini juga dapat menjadi salah satu alternatif non tarrif barrier atas semakin meningkat dan beragamnya produk teh impor ke Indonesia," kata Rachmad Gunadi.

Selain itu, lanjut Rachmad Gunadi, hadirnya STI juga untuk membranding citra teh Indonesia di kalangan konsumen lokal untuk mencintai dan meningkatkan konsumsi teh berkualitas yang berasal dari negeri sendiri.

"Kita patut bangga bahwa Indonesia sampai dengan saat ini masih menjadi negara produsen teh terbesar ketujuh dunia, dengan market share 2 persen di pasar global," ujar Rachmad Gunadi.

Selain itu, lanjut Rachmad Gunadi, di tengah kinerja teh nasional yang secara nyata telah mengalami disrupsi, diperlukan langkah-langkah inovatif dan stretegis untuk memastikan resiliensi industri teh Indonesia. Kabar gembiranya adalah sudah terlihat jelas terdapat upaya-upaya resiliensi dari para milenial dan zilenial teh Indonesia yang bergerak di industri hulu, hilir dan pasar.

Dengan geliat ini diharapkan semakin menggairahkan industri teh Indonesia ke depannya. "Keberadaan standar dan sertifikasi menjadi sebuah keniscayaan dalam persaingan pasar domestik dan global yang semakin kompetitif," kata Rachmad Gunadi.

"Pekalongan dipilih menjadi tempat launching STI didasarkan karena 60 persen industri hilir dan konsumen teh tersentra di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya," jelasnya.

Dalam proses perumusan dan penyusunan STI Certeafied ini melibatkan tim penyusun dari semua unsur stakeholder teh dan perwakilan asosiasi anggota DTI serta Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) sebagaunsur Litbang DTI.

Kepala PPTK sekaligus ex officio Ketua bidang litbang DTI, M. Akmal Agustira yang ditunjuk sebagai Pimpro penyusunan STI menyampaikan bahwa penyusunan STI ini merupakan standar yang sangat singkat, lahir dari tuntutan para stakeholder teh untuk keberlanjutan teh Indonesia yang terutama di"drive" dari market demand.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.