Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ma'ruf Ajak Ulama Terus Jaga Persatuan Bangsa di Tengah Pemilu

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf Ajak Ulama Terus Jaga Persatuan Bangsa di Tengah Pemilu Doc: ANTARA/HO-BPMI Setwapres
Ket. Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersilaturahmi dengan ulama se-Pati, di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (27/1/2024).

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak para ulama untuk terus menjaga persatuan umat dan bangsa di tengah pelaksanaan pemilu, dengan ikut mencegah terjadinya konflik akibat perbedaan pilihan politik.

Hal itu disampaikan Wapres saat bersilaturahmi dengan ulama se-Pati, di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, Sabtu (27/1), sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (28/1).

"Mari kita jaga umat, jangan sampai umat bertengkar karena berbeda pilihan. Ini ya supaya para ulama menjaga kita. Menjaga bukan dalam arti umat saja, tapi dalam arti bangsa Indonesia, karena persatuan adalah modal kita," kata Wapres.

Dia mengatakan apabila terjadi konflik karena perbedaan pilihan dalam pemilu, maka bangsa Indonesia akan mengalami kemunduran.

Wapres pun mengapresiasi harmoni yang telah terjadi di antara para ulama saat ini, meskipun memiliki berbagai pilihan politik. Menurutnya persatuan ulama itu penting sebagai kunci mengawal demokrasi.

"Saya gembira sekali ketika tadi disampaikan bahwa kiai di sini walaupun berbeda tidak terjadi perselisihan di antara mereka soal pilihan pemilu. Saya kira itu paling utama," tegasnya.

Pada kesempatan itu Wapres juga menekankan pentingnya menanggapi perubahan zaman dengan ijtihad yang sesuai.

"Ada yang namanya masalah baru, yang dulu tidak ada. Masalah yang dulu berbeda dengan sekarang, walaupun persoalannya sama tapi modelnya sudah berubah, sehingga memerlukan ijtihad baru," ungkapnya.

Sedangkan dalam bidang ekonomi, Wapres menyampaikan kepada para ulama pentingnya pengembangan ekonomi syariah.

Ia memaparkan pemerintah sejauh ini telah membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dalam pengembangan ekonomi syariah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.