Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPU Dahulukan Daerah Terisolir di Sumbawa saat Distribusi Logistik Pemilu 2024

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 03:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Dahulukan Daerah Terisolir di Sumbawa saat Distribusi Logistik Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Nur Imansyah
Ket. Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi KPU Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ali.

Sumbawa - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendahulukan daerah-daerah terisolir dan terpencil dalam mendistribusikan logistik Pemilu 2024.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi KPU Sumbawa, Muhammad Ali
mengatakan dalam proses distribusi logistik pihaknya mendahulukan lokasi-lokasi yang sulit dijangkau, daerah terisolir dan terpencil. Meski saat ini belum masuk dalam tahapan distribusi logistik ke TPS.

"Untuk daerah yang sulit kita dahulukan untuk distribusi-nya bahkan transportasi logistik ini ada yang dipikul dan seberangi lautan menggunakan perahu, karena memang medan-nya sulit," ujarnya di Sumbawa, Sabtu.

Untuk daerah tersulit dan terisolir ini, KPU Kabupaten Sumbawa berharap bisa terdistribusi pada H-7 atau H-3 sebelum pencoblosan dilakukan pada 14 Pebruari 2024.

"Paling telat H-3 sebelum pemungutan suara kita sudah didistribusikan. Karena prioritas kami untuk daerah terisolir yang sulit dijangkau kita didahulukan agar tidak ada keterlambatan," kata Ali.

Untuk Kabupaten Sumbawa, terdapat 24 kecamatan dari jumlah itu beberapa desa sulit dijangkau kendaraan konvensional, seperti mobil. Tidak hanya kendaraan, terdapat beberapa TPS juga lokasinya hanya bisa ditempuh dengan menggunakan perahu atau kapal.

Salah satu lokasi terpencil dan terisolir itu, kata Ali, ada di Kecamatan Batulante. Di tempat ini terdapat 44 TPS yang tersebar di enam desa dengan total DPT mencapai 8.896 orang pemilih. Dari enam desa itu, terdapat tiga desa yang sulit dijangkau oleh kendaraan, seperti di DesaTangkam Pulit, Desa Baturotok, dan Desa Baodesa.

"Rata-rata desa di tempat ini merupakan desa terpencil dan terisolir di Kabupaten Sumbawa," ujarnya.

Untuk Pemilu 2024, jumlah DPT di Kabupaten Sumbawa sebanyak 367,987 orang pemilih. Para pemilih ini tersebar di 1.534 TPS di 165 desa/kelurahan.

"Dari jumlah DPT itu kita menargetkan 87 persen partisipasi pemilih. Naik 5 persen dari Pemilu 2019 yang jumlah partisipasi pemilihnya sebanyak 82 persen," ucap Ali.

Meski ada kendala, Muhammad Ali memastikan distribusi logistik bisa diselesaikan tepat waktu sebelum pencoblosan pada 14 Pebruari 2024.

"Insya Allah kita bisa tuntaskan tepat waktu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

18 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.