Tentara Arakan Klaim Kuasai Kota Pauktaw
📅 Jumat, 26 Jan 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
BANGKOK - Pejuang dari kelompok bersenjata etnis minoritas Myanmar telah menguasai kota pelabuhan setelah lebih dari dua bulan bentrokan sengit dengan pasukan junta, kata mereka.
Tentara Arakan (AA) mengatakan pada Rabu (24/1) malam bahwa mereka telah sepenuhnya menguasai Pauktaw, sebuah kota berpenduduk 20.000 orang yang dekat dengan pelabuhan laut dalam yang penting di ibu kota Negara Bagian Rakhine barat.
Pejuang AA sebenarnya sempat merebut Pauktaw pada November lalu hingga menghancurkan gencatan senjata yang sebagian besar dipertahankan sejak kudeta militer pada 2021.
"Junta telah menggunakan artileri dan kapal angkatan laut untuk membombardir kota itu hampir setiap hari, dan memberondongnya dengan tembakan dari helikopter," kata penduduk kepada kantor beritaAFP.
GambarGoogle Earthbaru dari Pauktaw menunjukkan satu blok di pusat kota hampir seluruhnya menjadi puing-puing dan kerusakan pada beberapa bangunan di dekat pelabuhan. Terlihat pula bahwa beberapa bangunan di kompleks kantor polisi juga ikut hancur.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pasukan junta telah meninggalkan kota itu dengan perahu pada tanggal 19 Januari malam," kata seorang narasumber yang dekat dengan AA kepadaAFP, yang meminta tidak disebutkan namanya. "Pejuang AA telah mendirikan pos pemeriksaan di sekitar kota dan pada Kamis terlibat baku tembak dengan kapal angkatan laut junta militer," imbuh narasumber itu.
AFPtidak dapat mengkonfirmasi klaim AA, dan komunikasi dengan Pauktaw masih terputus. Namun sebuah sumber yang dekat dengan AA mengatakan kepadaAFPawal pekan ini bahwa para pejuangnya sedang melakukan operasi pembersihan di kota tersebut.
Hingga berita ini ditulis pada Kamis (25/1) malam, pihak junta belum mengomentari bentrokan baru-baru ini di Pauktaw.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bentrokan Intens
Pauktaw terletak 25 kilometer di sebelah timur ibu kota Negara Bagian Sittwe, yang merupakan lokasi pelabuhan laut dalam yang sebagian dibiayai oleh India dalam upaya memperdalam hubungan ekonomi dengan Myanmar.
Awal pekan ini, kamar dagang Myanmar mengadakan pembicaraan dengan delegasi bisnis India mengenai peningkatan operasi di pelabuhan Sittwe, media yang didukung junta melaporkan pada Kamis.
Perjalanan antara Sittwe dan Pauktaw sangat dibatasi oleh gerbang dan pos pemeriksaan militer baru, kata seorang penduduk Pauktaw yang meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan dan pada Kamis sedang berada di Sittwe kepadaAFP.
Dalam pernyataannya pada Rabu lalu, AA mengatakan bentrokan intens sedang berlangsung di Kota Mrauk-U, Minbya, Kyauktaw dan Rathedaung di Rakhine, tanpa memberikan rincian.
AA telah berperang selama bertahun-tahun, mencari otonomi lebih besar bagi penduduk etnis Rakhine di negara bagian tersebut. Mereka adalah salah satu dari puluhan kelompok etnis minoritas bersenjata yang memerangi militer Myanmar sejak kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1948.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!