Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Minta Houthi Tinjau Keputusan Usir Warga AS-Inggris

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh:
PBB Minta Houthi Tinjau Keputusan Usir Warga AS-Inggris Doc: ISTIMEWA
Ket. STEPHANE DUJARRIC Jubir Sekjen PBB - Permintaan staf PBB untuk pergi hanya karena kewarganegaraan itu tidaklah sesuai kerangka hukum.

NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Rabu (24/1), menanggapi tuntutan kelompok Houthi yang meminta agar warga AS dan Inggris yang bekerja untuk PBB dan organisasi kemanusiaannya meninggalkan Yaman.

Seperti dikutip dari Antara, Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengatakan bahwa PBB telah menerima komunikasi dari kelompok Houthi, yang memberikan waktu sebulan kepada seluruh warga negara AS dan Inggris untuk meninggalkan wilayah yang berada di bawah kendali otoritas de facto tersebut.

"Perlu dikatakan bahwa setiap permintaan atau keharusan bagi staf PBB untuk pergi hanya karena kewarganegaraan staf tersebut tidaklah sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku di PBB," ujar Dujarric.

"Hal itu tentu saja juga menghalangi kemampuan kami dalam memenuhi mandat untuk mendukung semua orang di Yaman. Dan kami menyerukan kepada semua otoritas di Yaman agar memastikan staf kami dapat terus menjalankan tugas mereka atas nama PBB."

Dujarric mengatakan bahwa staf PBB melayani tanpa memihak serta melayani bendera PBB, bukan yang lain. Juru bicara tersebut menolak untuk mengatakan berapa banyak warga negara AS dan Inggris yang saat ini bekerja untuk PBB di daerah-daerah yang dikuasai Houthi di Yaman.

"Saya bisa mengetahui jumlah staf internasional, namun kami tidak memberikan rincian kewarganegaraan staf kami," kata Dujarric.

Pengusiran yang dilakukan oleh milisi Houthi itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara pasukan AS-Inggris yang ditempatkan di Laut Merah dan Houthi. Kelompok itu menyerang kapal-kapal yang berkaitan dengan Israel di kawasan tersebut sejak pecahnya konflik Israel-Hamas pada 7 Oktober 2023.

Koalisi maritim AS-Inggris di Laut Merah telah beberapa kali melakukan serangan udara terhadap kamp-kamp Houthi di berbagai provinsi di Yaman bagian utara. Koalisi tersebut mengatakan bahwa tindakan ini bertujuan untuk mencegah serangan lebih lanjut Houthi terhadap kapal-kapal komersial di jalur pelayaran Laut Merah.

Gangguan Pengiriman

Sebelumnya, AS bersama Inggris melancarkan beberapa serangan pada hari Selasa (23/1). Kemudian, Houthi pada Rabu (24/1) dilaporkan menembakkan tiga rudal ke dua kapal dagang di Laut Merah yang merupakan jalur air penting secara komersial.

Akibatnya, harga rata-rata sebuah peti kemas meningkat lebih dari dua kali lipat secara global dalam sebulan terakhir. Berbagai serangan tersebut menyebabkan gelombang kejutan di seluruh rantai pasokan global, penundaan pengiriman serta peningkatan biaya transportasi.

Serangan Houthi sejak pertengahan November telah mengganggu perdagangan di Laut Merah, yang menghubungkan Eropa dan Asia dan membawa sekitar 12 persen lalu lintas maritim internasional. Beberapa perusahaan pelayaran telah beralih dari Laut Merah dan mengambil rute yang lebih panjang dan mahal di sekitar Tanjung Harapan di Afrika Selatan.

AS dan Inggris telah melakukan dua putaran serangan gabungan pada bulan ini yang bertujuan untuk mengurangi kemampuan Houthi dalam menargetkan pengiriman barang. Militer AS juga melancarkan serangkaian serangan udara sepihak terhadap rudal pemberontak. Dia mengatakan bahwa serangan terbarunya pada Rabu pagi menghancurkan dua rudal Houthi yang merupakan ancaman besar terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.