Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kegagalan Ekspedisi Spanyol Temukan Kekayaan di Florida

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Kegagalan Ekspedisi Spanyol Temukan Kekayaan di Florida Doc: Wikimedia

Spanyol menemukan Semenenanjung Florida melalui ekspedisi yang dilakukan Juan Ponce de León yang disusul oleh Hernando de Soto. Tujuannya adalah untuk menemukan emas, perak, atau benda berharga lainnya dari kerajaan lokal.

Hernando de Soto (1500-1542) tiba pantai barat Florida pada 30 Mei 1539. Sebelumnya ia dan awak kapalnya telah melakukan perjalanan selama lebih dari empat tahun di bagian tenggara Amerika utara. Ketika kapal berlabuh, ia menyadari wilayah tersebut dipenuhi dengan lusinan masyarakat agraris yang kuat, namun tidak ada negara kaya yang bisa ditaklukkan.

Lahir di Jerez de los Caballeros di Estremadura, Spanyol, Hernando Mendez de Soto adalah putra kedua dari orang tua kaya. Karena kakak laki-lakinya yang terpilih untuk mewarisi harta keluarga, terpaksa dia harus membangun kariernya sendiri. Pada usia 14 tahun, pergi ke Amerika tengah sebagai pelayan gubernur pertama Panama, Pedrarias Dávila.

Sebagai perwakilan Dávila, dia menjelajahi Kosta Rika dan Honduras untuk mencari harta karun dan tanah. Dia menaklukkan Nikaragua pada 1524 dan diangkat menjadialcadeatau Wali Kota Leon. Pada 1530, de Soto menandatangani ekspedisi Francisco Pizarro (1478-1541) ke Peru. Di Peru, ia kemudian memainkan peran penting dalam penaklukan Inca dan De Soto adalah orang Eropa pertama yang memasuki Cuzco, ibu kota Kerajaan Inca.

Ia kemudian menjadi orang yang sangat kaya. Ketika pulang ke rumah pada 1536 ia menikahi Isabel de Bobadilla, putri Davila. Meski memiliki istri baru dan rumah bagus di Spanyol, de Soto semakin gelisah. Ia ingin menjadi gubernur seperti Pizarro.

Pada 1537, Raja Charles I dari Spanyol memberi de Soto sebuahasiento(kontrak) untuk menyerang dan menetap di wi wilayah yang dinamakan La Florida. De Soto diberi waktu empat tahun untuk menaklukkanIndiosdan memilih 200 pantai untuk wilayah pribadinya.

Ada dua eksplorasi sebelumnya di Florida. Pada 1513, Juan Ponce de León (1460-1521) memimpin pendaratan pertama, mendarat di sepanjang pantai timur Florida. Di sini memetakan pantai Atlantik hingga ke Florida Keys dan utara di sepanjang pantai teluk.

Dia meninggalkan Florida pada 1514, kembali sebentar ke Puerto Rico, dan kemudian kembali ke Spanyol.

Ekspedisi kedua dipimpin oleh Pánfilo de Narvaez (1470-1528) pada tahun 1527 untuk mendirikan pemukiman dan garnisun di Florida. Misi ini gagal total. De Narvaez sendiri meninggal pada 1528, dan hanya empat anggota partainya yang berjumlah 600 orang yang pernah kembali.

Awal Perjalanan

Pada 7 April 1538, de Soto dan 650 orang berlayar dari Seville, Spanyol, ke La Habana Kuba, dan mereka berangkat dari sana pada Mei 1539 menuju Florida. Ekspedisi tersebut mencakup para ksatria, prajurit, pengrajin, pendeta, pembuat perahu, dan juru tulis, serta 200 kuda dan sekawanan besar babi.

De Soto mendarat di pantai barat Florida di wilayah kekuasaan Amerindian di Ocita, mungkin di wilayah Tampa Bay. Selama beberapa bulan berikutnya, ekspedisi tersebut menjelajahi daerah sekitar pendaratan mereka, kemudian melakukan perjalanan ke utara dan barat laut ke Anhayca, kota utama dari suku asli Apalachee yang terletak di sekitar Tallahassee.

Eksplorasi awal ini menentukan pola seluruh misi de Soto. Pada saat itu, wilayah tenggara AS dipenuhi dengan banyak kelompok petani yang berbeda. De Soto melakukan perjalanan dari satu komunitas adat ke komunitas adat lainnya mengikuti jalur lokal dan berkemah di dekat desa-desa di mana terdapat simpanan jagung.

Di sana dia akan meminta para pemimpin setempat untuk memberitahunya di mana dia bisa menemukan emas, perak, atau benda berharga lainnya. De Soto tidak membawa persediaan makanan selain babi (yang jarang ia sembelih), dan pasukannya hanya makan jagung yang diambil dari penduduk desa, sehingga sering kali membuat mereka berisiko kelaparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Presiden AS Donald Trump Ka...
Megapolitan
Sekda: Kota Bogor Jadi Tuan...
Ekonomi
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang...
Megapolitan
PLN Kawal Keandalan Listrik...
Megapolitan
PLN UID Jakarta Raya Perkua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.