Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Mukomuko minta BWS perbaiki tanggul Sungai Selagan yang rusak

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 16:00 WIB | Oleh:
Pemkab Mukomuko minta BWS perbaiki tanggul Sungai Selagan yang rusak Doc: ANTARA/Ferri.
Ket. Kondisi tanggul pengaman air Sungai Selagan di Desa Pondok Batu, Kabupaten Mukomuko yang jebol akibat erosi sungai, Minggu (21/1/2024)

Mukomuko -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DUPR) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu memperbaiki tanggul pengaman air Sungai Selagan yang jebol di Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko Apriansyah di Mukomuko, Minggu, mengatakan pihaknya kemarin sudah mengambil foto dan sudah dikirim ke Kepala BWS Sumatera VII Bengkulu.

"Pihak balai sedang menyusun untuk penanganannya secara darurat," ujarnya.

Kemudian pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepala desa (kades) setempat dan meminta mereka menyampaikan usulan perbaikan tanggul yang jebol kepada pihak BWS Sumatera VII Bengkulu.

Penanganan darurat tersebut, kata dia, apakah menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dan dana penanganan darurat di BWS Sumatera VII Bengkulu.

Untuk pembangunan tanggul tersebut secara permanen pada tahun 2024, katanya, kemungkinan tidak ada slot anggaran.

"Darurat seperti apa, hasil perencanaan mereka. Kalau tidak diamankan, semakin ambruk dan hilang aset," ujarnya.

Saprin, warga Desa Pondok Batu,meminta pemerintah segera perbaiki tanggul Sungai Selagan yang kondisinya sudah jebol dan berpotensi memutusjalan provinsi di wilayah tersebut.

Saat ini jarak jalan provinsi dengan tebing sungai yang longsor akibat tanggul pengaman Sungai Selagan yang jebol hanya sekitar tiga meter lagi.

"Sudah lama tanggul tersebut jebol, tetapi sampai sekarang belum ada penanganan. Padahal dulu lokasi itu sudah pernah ditinjau oleh tim dari pemerintah provinsi," kata Saprin.

Ia mengatakanerosi Sungai Selaganmengancam jalan provinsi juga jembatan. Setelah jembatan tersebut ambruk dan dibangun jembatan darurat, kata dia, sampai sekarang belum ada pembangunan jembatan permanen.

Untuk itu, katanya, warga di wilayah ini pernah beberapa kali memperbaiki jembatan yang rusak tersebut secara swadaya, ditambah biaya pemeliharaan jembatan dari Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.