Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sebut Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Kota Sukabumi

📅 Sabtu, 20 Jan 2024, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sebut Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Kota Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Banjir limpasan menggenangi jalan di Jalur Lingkar Selatan, RT-02/03, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jabar pada Jumat (19/1/2024) yang dipicu hujan deras yang turun hampir sepanjang hari.

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan hujan deras yang turun hampir sepanjang hari pada Jumat (19/1) memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor hingga pohon tumbang di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

"Dari hasil asesmen yang kami lakukan di lapangan ada tujuh titik yang terdampak bencana, namun tidak menyebabkan kerusakan maupun jatuhnya korban luka ataupun jiwa," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat di Sukabumi, Jumat.

Data dari BPBD Kota Sukabumi menyebutkan, untuk banjir berada di empat titik yakni di Jalur Lingkar Selatan, RT-02/03, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, dan banjir limpasan di Terminal Tipe A Kota Sukabumi.

Kemudian di Jalan RA Kosasih, RT-01/07, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole sekitar talang SMAN 3 Kota Sukabumi.

Selanjutnya banjir melanda Jalan Sarasa Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum sekitar Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Beppeda) Kota Sukabumi.

Kemudian untuk bencana tanah longsor terjadi di RT-01/09, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, dan tanah amblas di RT-03/12 Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, serta pohon tumbang di Komplek Perumahan Prana Estate, RT-04/10, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

Menurut Novian, lokasi yang terdampak bencana enam titik sudah selesai ditangani dan satu titik lainnya, yakni bencana tanah amblas hingga kini tim dari BPBD Kota Sukabumi masih berada di lokasi untuk melakukan penanggulangan.

"Hingga Jumat malam, kami masih bersiaga di beberapa lokasi serta melakukan patroli antisipasi adanya bencana yang belum tertangani sekaligus mengantisipasi terjadinya bencana yang dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan bersiaga karena potensi turun hujan deras pada malam dan dini hari cukup tinggi yang bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, sesuai dengan hasil prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Tolak Perlambatan AI,...
Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.