Kementerian PUPR Revisi Aturan SPM hingga Sistem Transaksi
📅 Jumat, 19 Jan 2024, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan revisi Peraturan Pemerintah (PP) terkait jalan tol nantinya mengatur mulai dari Standar Pelayanan Minimal atau SPM hingga sistem transaksi tol.
"Revisi PP ini nantinya mengatur terkait SPM jalan tol yang mana SPM lebih tegas sesuai dengan peraturan undang-undang yang nantinya ada denda terkait SPM," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah di Jakarta, Kamis (18/1).
Kemudian, lanjut Zainal Fatah, nanti denda juga kepada masyarakat yang mengganggu akses tol juga diatur dalam revisi PP tersebut. Sistem transaksi jalan tol, termasuk yang terkait Multi Lane Free Flow (MLFF) juga diatur dalam revisi tersebut.
Zainal Fatah mengatakan, untuk revisi PP tersebut posisinya sudah di Sekretariat Negara (Sekneg), dan kalau sudah di Sekneg maka regulasi tersebut telah dilakukan harmonisasi. "Jadi antarkementerian dan lembaga negara sudah bertemu membahas di harmonisasi Kemenkumham, setelah dari situ kita antarkan ke Sekneg," katanya.
Kementerian PUPR berharap setelah diajukan ke Sekneg, revisi PP jalan tol tersebut dapat secepatnya ditandatangani oleh Presiden RI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai informasi, Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan revisi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Revisi PP nomor 15 Tahun 2005 tersebut nantinya sebagai regulasi turunan dari UU nomor 2 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas UU nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
Kalau revisi PP nomor 15 Tahun 2005 itu telah rampung, maka Kementerian PUPR membuat regulasi turunan berikutnya yakni Peraturan Menteri (Permen) PUPR sebagai aturan pelaksanaannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!