Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alih Fungsi Lahan Pertanian Ancam Kebutuhan Pangan Rakyat

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Pemimpin kok tidak ada yang sadar, mau mengemis makanan dari mana, belum lagi rent seeking (pemburu rente) impor pangan. Pemimpin benar-benar bunuh diri, sementara di negara maju, daerah agrikultur lahan subur mustahil dikonversi, UU di sana begitu keras," tuturnya.

Dalam situasi seperti itu, dia mengajak semua pihak, terutama pemerintah, untuk lebih memperhatikan keberlanjutan sektor pertanian. Ia menekankan pentingnya menjaga lahan subur dan mengambil langkah-langkah yang mendukung ketahanan pangan nasional, sambil menjaga harmoni dengan alam.

Abaikan Petani

Kepala Pusat Pengkajian dan Penerapan Agroekologi Serikat Petani Indonesia (SPI), Muhammad Qomarunnajmi, mengatakan meningkatnya laju alih fungsi lahan karena pemerintah abai meningkatkan kesejahteraan petani.

"Beberapa tahun terakhir, nilai tukar petani selalu rendah. Negara tidak bisa menjanjikan penghasilan yang layak untuk petani, sehingga pertanian tidak menjadi prioritas dan petani cenderung menjual lahannya untuk pembangunan infrastruktur dan pembangunan perumahan," tegas Qomar.

Kondisi itu, jelas Qomar, membuat produsen pangan enggan melakukan regenerasi petani. Makanya, mayoritas petani berusia di atas 50 tahun.

Generasi muda juga tidak tertarik untuk terjun ke sektor pertanian atau menggarap lahan sawah karena hasilnya tidak menjanjikan. Untuk keluarga petani bahkan selain melakukan alih fungsi lahan juga lakukan alih profesi atau tidak lagi menjadi petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.