Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sempat Viral di Medsos, Salwa-Salma Kini Gembira Dapat Hadiah dari Kemensos

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 15:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sempat Viral di Medsos, Salwa-Salma Kini Gembira Dapat Hadiah dari Kemensos Doc: Koran Jakarta/Kemensos
Ket. Salwa dan Salma bergembira mendapatkan banyak hadiah dari Kementerian Sosial. Ayah mereka juga mendapatkan bantuan wirausaha.

BANJARBARU - Salwa Labibah (6) dan Salma Latifa (4), anak piatu yang tinggal bersama ayahnya di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan bergembira mendapatkan banyak hadiah dari Kementerian Sosial. Ayah mereka, Hamdani (54), juga mendapatkan bantuan wirausaha.

Sebelumnya, video tentang Salwa dan Salma mendapat perhatian warganet karena mereka sering menangis meminta dibelikan susu. Namun ayahnya yang hanya bekerja serabutan tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. Kisah ini pun menarik perhatian Menteri Sosial Tri Rismaharini. Ia langsung menginstruksikan Sentra Budi Luhur di Banjarbaru untuk melakukan respons kasus.

Dari hasil asesmen, diketahui Salma dan Salwa sudah tiga tahun diurus seorang diri oleh Hamdani. Sejak ibu mereka meninggal pada 2020, Hamdani harus berhenti bekerja sebagai pendulang intan dan menerima pekerjaan serabutan. Kadang, Salwa dan Salma dititipkan kepada kakak nomor dua, Nispahani, namun tidak bisa sering karena Nispahani juga bekerja dan mengurus anak-anaknya.

Saat ini, Hamdani tidak memiliki pekerjaan tetap, kondisi tubuhnya sudah tidak sebugar dulu untuk menerima pekerjaan berat.

"Untuk kebutuhan sehari-hari, banyaknya dibantu oleh anak-anak yang lain. Untuk kerja lagi juga kondisi tubuh tidak fit lagi. Tapi punya keinginan untuk berwirausaha," kata Kepala Sentra Budi Luhur Cecep Sutriaman, Selasa (16/1).

Karenanya, lanjut Cecep, Kemensos memberi bantuan usaha berjualan pakaian. Kebetulan rumah Hamdani dekat dengan keramaian. Hamdani juga berkeinginan berjualan online dibantu Nispahani. Selain kewirausahaan, Kemensos juga memberi bantuan kebutuhan dasar, alat kebersihan diri, pemenuhan nutrisi anak, dan perlengkapan rumah tangga kepada Hamdani dan anak-anaknya.

Tak hanya bantuan, Kemensos juga melakukan advokasi kepada beberapa pihak agar Hamdani dapat terdaftar di DTKS dan anak-anaknya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar.

"Kemensos berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan bidang Pembinaan Sekolah Dasar Kota Banjarbaru agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan formal Sekolah Dasar dengan gratis tanpa pungutan biaya," ungkap Cecep.

KIP untuk Salwa dan Salma akan diusulkan saat mereka masuk sekolah. Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial berjanji akan membantu proses pembuatan KIP dan DTKS Hamdani dan keluarganya.

Sementara itu, mewakili keluarga, Nispahani mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan.

"Terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatiannya untuk Salwa dan Salma, kami sangat berterima kasih," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.