Oxfam: 5 Orang Terkaya di Dunia Gandakan Kekayaannya Sejak 2020
📅 Selasa, 16 Jan 2024, 13:20 WIB | Oleh: Tim PenulisBadan amal tersebut mengatakan, berkat lobi yang intensif terhadap pembuatan kebijakan perpajakan, perusahaan-perusahaan mampu membayar pajak perusahaan yang lebih rendah, sehingga membuat pemerintah kehilangan uang yang dapat digunakan untuk mendukung keuangan kelompok termiskin di masyarakat.
Pajak perusahaan telah turun secara signifikan di negara-negara OECD (Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan) dari 48 persen pada tahun 1980 menjadi 23,1 persen pada tahun 2022, kata Oxfam.
Untuk mengatasi ketidakseimbangan tersebut,Oxfam menyerukan pajak kekayaan terhadap para jutawan dan miliarder dunia yang menurut mereka dapat menghasilkan 1,8 triliun dollar AS setiap tahunnya.
Organisasi non-pemerintah tersebut juga menyerukan pembatasan gaji CEO dan penghapusan monopoli swasta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!